RadarBuleleng.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Bali. Sebanyak 18 tim penelitian siswa SMAN 3 Denpasar berhasil mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam ajang Penyerahan HAKI Provinsi Bali Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026) lalu.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan inovasi generasi muda mampu menghasilkan karya bernilai yang diakui secara resmi oleh negara.
Deretan karya tersebut lahir dari proses panjang. Para siswa menjalani pembinaan intensif selama 10 bulan hingga setahun sepanjang tahun 2025 lalu. Pembinaan dilakukan di bawah bimbingan pembina ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR), Made Rai Rahayu dan I Gusti Ngurah Putra Arijaya.
Tak hanya itu, sebelum memperoleh HAKI, karya-karya tersebut juga telah diuji dalam berbagai kompetisi ilmiah bergengsi, seperti OPSI, IID, hingga ISIF 2025.
Sebanyak 18 orang tim siswa penerima HAKI itu menghadirkan beragam inovasi, mulai dari produk berbasis lingkungan, teknologi sederhana, hingga pengembangan bahan ramah lingkungan yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.
Kepala SMAN 3 Denpasar, Kadek Dwi Rustinawati, menyebut capaian tersebut merupakan buah konsistensi sekolah dalam membangun budaya riset sejak 2013.
“Kami sangat bangga atas capaian mereka sehingga mendapatkan pengakuan resmi,” ujarnya saat ditemui, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, SMAN 3 Denpasar memang menempatkan riset sebagai salah satu fokus utama dalam pengembangan siswa.
Melalui wadah KIR dan jurnalistik, sekolah memberi ruang luas bagi siswa untuk mengasah kreativitas dan kemampuan berpikir ilmiah.
Ia menambahkan, minat siswa terhadap dunia penelitian terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi modal penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul di masa depan.
“Sejak 2013 kami konsisten membangun identitas sebagai sekolah berbasis riset. Setiap tahun terlihat peningkatan signifikan, dan siswa yang masuk juga memiliki minat tinggi di bidang ini,” pungkasnya.
Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya lebih banyak inovator muda dari Bali yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya