Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Undiksha Kukuhkan 3 Guru Besar Baru. Kini Punya 98 Orang, Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Eka Prasetya • Sabtu, 11 April 2026 | 08:13 WIB
BERI SELAMAT: Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan (kiri) memberi selamat kepada Prof. Gede Suweken (kanan) dalam acara pengukuhan guru besar pada Jumat (10/4/2026). (Undiksha)
BERI SELAMAT: Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan (kiri) memberi selamat kepada Prof. Gede Suweken (kanan) dalam acara pengukuhan guru besar pada Jumat (10/4/2026). (Undiksha)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menambah jajaran guru besar. 

Sebanyak tiga orang akademisi resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat, di Auditorium Undiksha, pada Jumat (10/4/2026). Pengukuhan dipimpin Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan. 

Adapun profesor yang dikukuhkan yakni Prof. Luh Joni Erawati Dewi, di bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (Evaluasi Program), Prof. Gede Suweken di bidang Pendidikan Matematika Terapan, serta Prof. I Dewa Ayu Made Budhyani di bidang Pengukuran dan Evaluasi Pendidikan Vokasional Desain Fashion.

Dengan penambahan ini, jumlah guru besar kampus yang berbasis di Buleleng tersebut, telah mencapai 98 orang.

Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan menegaskan, penambahan guru besar akan memperkuat kualitas dan daya saing kampus.

Lasmawan menyebut, ketiga profesor tersebut merupakan akademisi yang telah melalui proses panjang hingga mencapai jabatan akademik tertinggi.

“Pengukuhan ini adalah bukti nyata komitmen Undiksha dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi,” tegasnya.

Ia optimistis kehadiran profesor baru akan berdampak positif bagi pengembangan kampus ke depan. Selain itu, pengukuhan ini juga diharapkan memotivasi dosen lain untuk meraih jabatan serupa.

Saat ini, terdapat 81 dosen Undiksha yang sudah bergelar doktor dan menjabat lektor kepala. Mereka sangat berpeluang meningkatkan karir menjadi profesor.

“Dengan tekad dan dukungan institusi, saya yakin capaian profesor bisa diraih dalam waktu yang tidak lama,” ujarnya.

Lasmawan menegaskan, jabatan profesor bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kekuatan bagi institusi dalam meningkatkan kontribusi terhadap dunia pendidikan di Indonesia. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#guru besar #pendidikan #profesor #undiksha #buleleng