Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Data Dapodik Wajib Akurat, Disdikpora Buleleng: Jangan Sampai Dana BOS Terhambat

Francelino Junior • Selasa, 21 April 2026 | 17:20 WIB
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata.

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menyoroti pentingnya pembenahan administrasi pendidikan, khususnya terkait pengelolaan data. 

Langkah tersebut dilakukan agar kebijakan pendidikan ke depan lebih tepat sasaran dan berbasis data yang akurat.

Ada tiga poin utama yang menjadi perhatian, yakni kualitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pemutakhiran data secara berkala, serta persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Ketiganya dinilai krusial untuk memastikan tata kelola pendidikan berjalan optimal.

Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menegaskan sekolah wajib rutin memperbarui data dalam sistem Dapodik. 

Pembaruan mencakup berbagai aspek, mulai dari data siswa, jumlah dan ketersediaan guru, kondisi sarana prasarana, hingga penerapan kurikulum.

”Sekolah wajib memastikan seluruh sumber data, mulai dari profil murid, ketersediaan guru, kondisi sarana prasarana, hingga penerapan kurikulum di-update secara berkala setiap semester atau enam bulan sekali melalui aplikasi Dapodik,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, Disdikpora juga mendorong integrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi siswa maupun guru dan tenaga kependidikan (GTK). 

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data sekaligus mendukung perencanaan pendidikan berbasis kondisi riil di lapangan.

Tak hanya soal pembaruan data, sekolah juga diingatkan untuk memperhatikan batas waktu sinkronisasi Dapodik, khususnya terkait penyaluran dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). 

Keterlambatan penginputan data berisiko menghambat pencairan dana operasional sekolah.

Di sisi lain, menjelang pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru, Disdikpora menegaskan komitmen agar tidak ada anak yang tertinggal dalam akses pendidikan.

”Pesan saya jelas, semua anak harus memperoleh layanan pendidikan. Pastikan mereka bersekolah,” tandasnya.

Dengan pembaruan data yang disiplin dan perencanaan yang matang, pemerintah berharap kualitas pendidikan di Buleleng terus meningkat dan merata. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#dapodik #pendidikan #Disdikpora #buleleng #siswa