Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pilkada Buleleng Semakin Hangat. Keturunan Panji Sakti Diorbitkan Jadi Calon Bupati Buleleng

Eka Prasetya • Sabtu, 30 Maret 2024 | 02:16 WIB

 

DUKUNGAN: Spanduk dukungan kepada  Penglingsir Puri Tukadmungga, Anak Agung Wiranata Kusuma.
DUKUNGAN: Spanduk dukungan kepada Penglingsir Puri Tukadmungga, Anak Agung Wiranata Kusuma.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024 baru akan terlaksana pada 27 November mendatang.

Rupanya kini bursa pencalonan Pilkada Buleleng semakin hangat saja.

Keturunan Anglurah Ki Barak Panji Sakti, kini digadang-gadang menjadi calon Bupati Buleleng periode 2024-2029 melalui jalur independen.

Dia adalah Anak Agung Wiranata Kusuma. Wiranata merupakan salah seorang tokoh di Buleleng.

Wiranata merupakan Penglingsir Puri Tukadmungga, Buleleng. Dia lebih banyak berkarir sebagai personel Polri.

Selama bertugas di Buleleng, dia tercatat sebagai Kapolsek Seririt, Kapolsek Kota Singaraja, dan Kabag Ops Polres Buleleng.

Dia kemudian menjabat sebagai perwira di Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Bali menjelang masa pensiun.

Setelah pensiun, Wiranata lebih banyak beraktivitas di Buleleng. Dia sempat dipinang beberapa partai sebagai caleg. Namun dia memilih tidak mencalonkan diri.

Belakangan pada Jumat (29/3/2024), muncul sebuah spanduk yang mengarahkan dukungan pada Wiranata Kusuma. Spanduk itu dipasang di Jalan Veteran, Singaraja, tepatnya di depan Sasana Budaya.

Saat dihubungi pada Jumat malam, Wiranata mengaku dirinya tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Wiranata mengatakan, menjelang Pemilu 2024 lalu dirinya sempat dipinang beberapa partai politik. Dia diharapkan maju sebagai caleg.

“Tapi karena saya masih dipercaya di puri, saya harus menolak. Saya belum bisa maju sebagi caleg,” kata Wiranata yang juga Manggala Utama Trah Tunggal Anglurah Panji Sakti.

Wiranata mengaku dirinya beberapa kali mewakili puri dalam ajang-ajang tertentu. Salah satunya saat Gibran Rakabuming Raka hadir di Buleleng.

Saat itu Wiranata meminta agar Gibran mewujudkan bandara baru di Bali Utara. Kalau toh tidak bisa diwujudkan, Wiranata meminta agar Pelabuhan Tua Buleleng dikembalikan sebagai pelabuhan antar pulau.

Bila kedua hal itu tidak bisa dikabulkan, Wiranata berharap Gibran mengembalikan Buleleng sebagai ibu kota provinsi.

Selama beberapa bulan Wiranata mengaku tidak pernah bersentuhan lagi dengan dunia politik.

Belakangan muncul komponen masyarakat yang menamakan diri sebagai Bali Dwipa Sakti. Organisasi itu mendorong Wiranata Kusuma maju sebagai calon Bupati Buleleng lewat jalur independen.

“Kemudian tahu-tahu tadi ada yang bilang spanduk berisi wajah saya dipasang di Sasana Budaya. Jujur saya belum tahu soal hal ini,” kata Wiranata.

Meski begitu, Wiranata mengaku tidak masalah bila ada arus bawah yang mendorong dirinya maju sebagai calon bupati.

Dia menyadari menjadi calon bupati bukan hal mudah. Apalagi bila maju sebagai calon dari jalur independen.

“Prinsipnya saya terima kasih. Mudah-mudahan tidak kontra produktif dan tidak menyinggung tokoh yang lain. Saya sadar kalau calon bupati lewat independen itu berat. Ya nanti kami pertimbangkan kembali,” demikian Wiranata. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bupati buleleng #Pilkada Buleleng #buleleng