Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pilkada Buleleng 2024: Lihadnyana Nyatakan Ogah Ikut Pilkada

Eka Prasetya • Kamis, 6 Juni 2024 | 00:19 WIB

 

BUKA KANAL PENGADUAN: Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.
BUKA KANAL PENGADUAN: Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tinggal menghitung waktu, demikian pula di Buleleng.

Pilkada Buleleng akan digelar pada 27 November mendatang. Nama-nama calon pun mulai bermunculan.

Dari sekian banyak nama yang muncul, ada nama Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

Bahkan Perbekel Nagasepaha, Wayan Sumeken pernah menyatakan pasang badan bila Lihadnyana maju sebagai calon bupati.

Baca Juga: Dorong Lihadnyana Maju Jadi Calon Bupati, Perbekel Nagasepaha Siap Pasang Badan

Meski sudah dapat dukungan, Lihadnyana menegaskan dirinya tidak akan maju pada ajang Pilkada Buleleng 2024.

Lihadnyana mengatakan, dirinya akan pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2025 mendatang.

Kendati akan pensiun setahun lagi, ia menegaskan tidak punya rencana ikut turun gelanggang dalam kontestasi politik. Entah itu Pilkada maupun Pemilu.

Salah satu kendala terbesar yang dihadapi adalah cost politik. Dia menyebut biaya yang timbul akan cukup besar, tidak bisa dijangkau oleh seorang ASn seperti dirinya.

“Disamping ongkos, saya tidak memiliki kemampuan manajerial untuk memimpin. Keluarga juga tidak merestui,” ujarnya.

Baca Juga: Jabatan Kepala Dinas di Buleleng Banyak Kosong, Lihadnyana Klaim Tunggu Izin Mendagri

Menurutnya setelah pensiun sebagai ASN, dia memilih menjalani kehidupan spiritual. Dia ingin memperdalam ilmu keagamaan.

“Sudah saat wanaprasta dan belajar. Karena di umur-umur tertentu sudah seharusnya kita lebih mengendalikan diri. Yang kita inginkan adalah ketenangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Lihadnyana mengatakan, dirinya adalah seorang birokrat murni. Posisi pj. bupati hanya tugas dalam rangka mengisi kekosongan urusan pemerintahan di Buleleng.

Ia menyebut posisi pj. bupati bukan batu loncatan sebagai calon kepala daerah. Pria asal Desa Kekeran itu mengklaim ada sosok lain yang lebih layak dan kompeten sebagai calon kepala daerah.

“Sekarang yang kami harapkan adalah izinkan kami untuk melaksanakan tugas-tugas selaku Penjabat Bupati sehingga benar-benar bisa meletakkan satu landasan yang kuat untuk dilanjutkan oleh Kepala daerahnya nanti,” demikian Lihadnyana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pilkada #Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana #politik #Pilkada Buleleng #buleleng