Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Loyalis Dokter Caput Tarik Dukungan dari PDI Perjuangan. LDC: Kami Siap Tarung!

Eka Prasetya • Jumat, 16 Agustus 2024 | 21:08 WIB

 

AKSI SOSIAL: Loyalis Dokter Caput atau LDC saat melakukan fogging atau pengasapan dalam rangka mencegah demam berdarah di Buleleng.
AKSI SOSIAL: Loyalis Dokter Caput atau LDC saat melakukan fogging atau pengasapan dalam rangka mencegah demam berdarah di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Mundurnya dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG alias Dokter Caput dari PDI Perjuangan diprediksi menggembosi suara PDI Perjuangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng.

Kelompok simpatisan Dokter Caput, yakni Loyalis Dokter Caput (LDC) juga ikut menarik dukungan  dari PDI Perjuangan.

Dokter Caput diketahui memiliki massa LDC. Massa tersebut tidak terikat struktur partai. Di dalamnya ada yang menjadi kader partai, ada juga yang tidak berstatus kader.

Baca Juga: Dokter Caput Mengundurkan Diri dari PDI Perjuangan. Terkait Pilkada Buleleng?

Ketua LDC, Putu Gede Suardana menegaskan, para loyalis satu komando dengan keputusan Dokter Caput.

Menurutnya para simpatisan di LDC memang mendorong Dokter Caput mundur dari partai. Mereka merasa kecewa karena kinerja Dokter Caput di partai politik tidak diperhatikan.

Dokter Caput diketahui tidak maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada Pemilu 2024 lalu. Dia juga gagal meraih rekomendasi dalam Pilkada Buleleng.

“Padahal figur yang ada di Buleleng ini kan sangat mumpuni sekali untuk memimpin Buleleng kedepan,” ujar pria yang akrab disapa Tudek itu.

Ia juga tidak menampik bila mereka merasa kecewa dengan terbitnya rekomendasi PDI Perjuangan pada Pilkada Buleleng 2024. Sehingga seluruh loyalis mendorong Dokter Caput mundur.

Baca Juga: Ikut Langkah Dokter Caput, Pengurus BMI di Buleleng Juga Kompak Mundur

Lebih lanjut Tudek mengatakan, pihaknya kini menunggu keputusan politik dan instruksi dari Dokter Caput.

Kalau toh pada akhirnya Dokter Caput memilih bertarung lewat partai lain pada Pilkada Buleleng 2024, mereka siap memenangkan Dokter Caput.

“Prinsipnya kami one commando, dan kami siap tarung,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng yang juga Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG alias Dokter Caput mengundurkan diri dari PDI Perjuangan.

Caput mendatangi Sekretariat DPC PDI Perjuangan pada Jumat (16/8/2024) pagi. Dia menyerahkan surat pernyataan, KTA, dan seragam partai kepada staf sekretariat.

Kepada wartawan, Caput mengaku mundur setelah mempertimbangkan aspirasi dari massa pendukungnya.

Dia mengklaim ingin lebih konsentrasi dalam tugas-tugasnya sebagai dokter kandungan. Selain itu dia juga bertugas sebagai dosen.

“Saya ingin lebih konsentrasi dalam akademisi dan praktisi. Saya selaku dosen dan praktisi yang menuntut juga profesionalisme dan konsentrasi dalam tugas. Prinsipnya dimanapun berada ketika bermanfaat bagi masyarakat, banyak cara, banyak tempat bisa kita lakukan untuk kepentingan masyarakat Buleleng,” kata Caput. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pdi perjuangan #LDC #pdip #pilkada #Pilkada Buleleng #dokter caput #buleleng