NEGARA, radarbuleleng.id - Polres Jembrana memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan di wilayah Jembrana pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024, terutama untuk pemilihan bupati (Pilbup) Jembrana.
Dari total 487 TPS hanya ada 2 TPS yang masuk kategori sangat rawan.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto, usai apel gelar pasukan pengamanan Pilkada di Gelanggang Olahraga (GOR) Kresna Jvara, Jumat (23/8).
Kapolres menegaskan, pengamanan Pilkada sudah dimulai seiring tahapan yang sudah dimulai.
”Besok sudah mulai operasi mantap praja,” tegasnya.
Kapolres menyebut, pengamanan dilakukan di seluruh objek vital wilayah Jembrana terkait dengan Pilkada.
Jumlah personel yang dikerahkan menyesuaikan dengan tahapan yang sudah ditentukan oleh KPU. ”Personel menyesuaikan tahapan,” terangnya.
Sebelum tahapan Pilkada dimulai, pilihannya sudah melakukan rangkaian kegiatan bersama instansi terkait untuk pengamanan.
Diantaranya melakukan pemetaan kerawanan yang berpotensi terjadi, terutama nanti pada saat pemilihan berlangsung.
Dari total 487 TPS, ada 2 TPS sangat rawan sehingga perlu diantisipasi dengan pengamanan yang lebih ketat. ”TPS sangat rawan dijaga dua polisi,” ujarnya.
Dua TPS yang disebut sangat rawan tersebut ada di wilayah Kecamatan Pekutatan, Desa Manggisari dan Desa Pengeragoan.
Kerawanan yang berpotensi terjadi gesekan antarpendukung, maupun kerawanan lain yang sudah terindentifikasi dari awal bersama instansi terkait.
Pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan upaya pendekatan preentif dan preventif.
Pendekatan preentif yang dilakukan dengan kegiatan patroli dialogis Kamtibmas, patroli bersama TNI ini mengutamakan pendekatan hubungan emosional petugas dengan tokoh partai dan elemen masyarakat lain.
”Antisipasi preventif dengan patroli berseragam bersinergi dengan TNI dengan turun ke masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak