Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pilkada Buleleng 2024: Animo Perempuan Jadi Penyelenggara Pemilu Makin Tinggi

Eka Prasetya • Rabu, 27 November 2024 | 22:26 WIB

 

TPS PEREMPUAN: Anggota KPPS di TPS 009 Desa Bungkulan. Seluruh anggota KPPS di TPS tersebut merupakan perempuan.
TPS PEREMPUAN: Anggota KPPS di TPS 009 Desa Bungkulan. Seluruh anggota KPPS di TPS tersebut merupakan perempuan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Animo kaum perempuan menjadi penyelenggara pemilu semakin tinggi.

Hal itu terlihat pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung pada Rabu (27/11/2024).

Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Buleleng, seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas merupakan perempuan.

Seperti di TPS 009 Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, seluruh KPPS merupakan perempuan. Hanya petugas Linmas saja yang pria.

Ketua Panitia Pemungutan Suara Desa Bungkulan, I Gusti Bagus Wira Panduwinata mengungkapkan, peserta yang mendaftar menjadi KPPS di TPS 9 memang seluruhnya perempuan. 

Ia pun menyambut baik hal tersebut. Sebab secara umum tidak ada perbedaan kualitas antara pria dan perempuan saat bertugas sebagai penyelenggara pemilu.

Pria yang juga Sekdes Bungkulan itu meyakini, semakin banyak perempuan yang menjadi penyelenggara merupakan bukti bahwa pemungutan suara di Buleleng berlangsung kondusif.

“Tidak ada rasa khawatir atau takut jadi penyelenggara. Mereka justru antusias,” kata Pandu saat ditemui pada Rabu siang.

Hal serupa juga terlihat di TPS 001 Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Bahkan di desa tersebut, sebagian besar anggota KPPS adalah perempuan.

Ketua PPS Desa Sembiran, Wayan Ariasa mengungkapkan, saat proses rekrutmen KPPS memang sebagian besar adalah wanita.

Pada Pilkada serentak kali ini, dari 70 orang petugas KPPS, hanya 21 orang yang pria. Selebihnya merupakan perempuan.

“Memang setiap kami rekrutmen, yang antusias melamar itu perempuan. Termasuk Pemilu kemarin, yang banyak itu perempuan,” kata Ariasa.

Sementara di TPS 007 Desa Sambangan, para perempuan juga mengambil peran. Bahkan di TPS itu, anggota KPPS-nya adalah gen z dan milenial.

Terpisah, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan, keterlibatan perempuan sebagai penyelenggara di tingkat TPS menunjukkan Pilkada serentak berlangsung kondusif.

“Bukan berarti kalau laki-laki tidak kondusif ya. Ini Bagus. Kedepan harus dibudayakan. Ini juga potret bahwa masyarakat kita sekarang sudah semakin dewasa berdemokrasi,” kata Lihadnyana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pilkada #kpps #perempuan #buleleng #tps