SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra akhirnya kembali ke Buleleng. Dia mulai berkantor pada Rabu (26/2/2025).
Dia sempat berada di Jogjakarta pada Jumat (21/2/2025), lalu berada di Magelang pada Sabtu (22/2/2025) hingga Selasa (25/2/2025).
Meski berada di Magelang, Sutjidra bersama delapan kepala daerah di Bali, tidak mengikuti agenda retreat kepala daerah.
Saat hari pertama berkantor, Sutjidra langsung membahas efisiensi anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Baca Juga: Bupati-Wakil Bupati Buleleng Tidak Ikut Retreat di Magelang
Saat ditemui kemarin, Sutjidra mengaku dirinya memang tidak mengikuti retreat. Ia bersama kepala daerah lain dari PDIP berada dalam posisi sulit.
Di satu sisi, sebagai kader partai mereka harus patuh terhadap instruksi Ketua Umum PDIP. Di sisi lain, mereka juga mengikuti program yang dibuat pemerintah untuk kepala daerah yakni retreat.
Sebenarnya, dia bersama kepala daerah lainnya sudah berada di Magelang. Namun masih tertahan dan belum bisa masuk ke Akademi Militer Magelang.
Alasannya, mereka harus menunggu arahan lebih lanjut dari induk partai terkait kehadiran mereka dalam kegiatan retreat.
Namun kini Sutjidra bersama kepala daerah lain memilih kembali ke Buleleng. Dia pun langsung berkantor dan melakukan penyisiran anggaran untuk efisiensi.
Baca Juga: Sutjidra Masih di Magelang. Tapi Tidak Ikut Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer
Sutjidra menyatakan ia bersama delapan kepala daerah lain di Bali, akan mengikuti retreat gelombang kedua.
Konon Gubernur Bali, Wayan Koster, sudah bersurat kepada Menteri Dalam Negeri terkait keikutsertaan kepala daerah di Bali dalam retreat gelombang kedua.
”Tetap kepala daerah yang hadir (retreat gelombang kedua). Hari keberapa nanti ada wakil bupati juga yang ikut pembekalan,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya