Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bisnis Kedai Kopi Kian Menjamur, Golkar Bali Dorong Kopi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 2 Februari 2026 | 11:01 WIB

 

KOMPETISI: Kompetisi cup tasters yang digelar Golkar Bali. Golkar berharap kopi menjadi pendorong ekonomi Bali.
KOMPETISI: Kompetisi cup tasters yang digelar Golkar Bali. Golkar berharap kopi menjadi pendorong ekonomi Bali.

RadarBuleleng.id - Menjamurnya bisnis kedai kopi di Bali dinilai membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. 

Ketua DPD Golkar Bali, I Gde Sumarjaya Linggih optimistis sektor pertanian kopi di Pulau Dewata akan melesat jika digarap secara serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, kopi kini bukan sekadar komoditas konsumsi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup. 

Tingginya minat pasar terhadap biji kopi asal Bali menjadi peluang strategis untuk melahirkan lebih banyak wirausaha baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kopi dari Bali perkembangannya pesat sejak pandemi Covid-19. Dalam kurun waktu lima tahun, jumlah peminum dan pebisnis kopi meningkat tajam. Jika ini didukung, petani kopi kita akan lebih sejahtera,” ujar pria yang akrab disapa Demer ini di sela Golkar Bali Cup Tasters Championship di Kantor DPD Golkar Bali, Jalan Surapati Denpasar, Minggu (1/2/2026).

Anggota DPR RI tersebut menilai kopi Bali memiliki daya saing global dan sejajar dengan kopi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun Gayo, Aceh. 

Melalui kompetisi kopi yang digelar, Demer berharap muncul talenta-talenta baru yang tidak hanya piawai meracik dan menilai kopi, tetapi juga mampu mengembangkan bisnis kopi secara profesional.

Ia menekankan pentingnya memperkuat ekosistem kopi lokal agar pelaku usaha di Bali tidak bergantung pada pasokan kopi dari luar daerah. 

Langkah ini, kata Demer, sejalan dengan strategi substitusi impor untuk memperluas penetrasi produk nasional di pasar lokal.

Lebih jauh, Demer juga mendorong keterlibatan BUMN dalam mendukung petani dan pelaku usaha kopi lokal, salah satunya dengan menyediakan ruang promosi seperti gerai di bandara. 

Ia menilai peran BUMN sebagai agent of development sangat strategis dalam memperkenalkan produk kopi Bali ke pasar internasional.

Di sisi lain, politisi asal Desa Tajun Buleleng itu mengaku tengah mengembangkan varietas kopi langka di kampung halamannya yang berada di kawasan dataran tinggi. 

Upaya tersebut diharapkan dapat menambah kekayaan varietas kopi Bali sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #biji kopi #kopi #golkar #petani #kedai kopi #bumn #pertanian #kopi bali #bisnis #konsumsi #kompetisi #pandemi #demer #Gde Sumarjaya Linggih #ekonomi #wirausaha #Gayo