SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semangat hidup sehat mewarnai Gedung Sasana Budaya Singaraja, Minggu (24/5/2026).
Hal itu terlihat saat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng menggelar Lomba Senam Nangun Sad Kerthi Loka Bali.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno dan Hari Lahir Pancasila.
Ratusan peserta lansia dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng tampak antusias mengikuti perlombaan.
Mereka tampil energik dan kompak membawakan gerakan senam di hadapan dewan juri serta para pendukung yang memadati lokasi acara.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengatakan lomba tersebut sengaja dirancang untuk mendorong masyarakat lanjut usia tetap aktif menjaga kesehatan.
“Senam ini memang diperuntukkan bagi lansia usia 50 tahun ke atas karena menitikberatkan pada kesehatan. Kesehatan itu mahal sehingga harus dirawat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masing-masing PAC PDI Perjuangan dari sembilan kecamatan mengirimkan sembilan peserta untuk berlaga.
Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan itu juga bertujuan membangun kesadaran pentingnya pola hidup sehat di kalangan lansia.
Arya menambahkan, para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Buleleng pada lomba tingkat Provinsi Bali dan bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain.
“Ada tim juri dari DPD PDI Perjuangan Bali. Nanti dipilih tiga terbaik untuk mewakili Buleleng pada lomba tingkat Bali,” jelasnya.
Tak hanya soal kesehatan, kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga lingkungan dan kelestarian alam Bali.
“Konsep yang kami bangun, PDI Perjuangan selalu menjaga alam. Ketika alam dijaga dan pohonnya tumbuh besar, manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas, bukan hanya PDI Perjuangan saja,” tambah Arya.
Sementara itu, salah seorang juri lomba, Ni Putu Juliawati, mengungkapkan penilaian tidak hanya melihat ketepatan gerakan peserta. Kekompakan tim, keserasian, hingga semangat saat tampil juga menjadi poin penting dalam penilaian.
“Penilaian meliputi teknik gerakan mulai dari pemanasan, inti hingga pendinginan. Nilai tambahan juga diberikan pada keseragaman gerakan dan power peserta,” terangnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi DPD PDI Perjuangan Bali, I Nyoman Sutjidra.
Ia mengapresiasi pelaksanaan lomba senam lansia yang dinilai mampu menjadi sarana pemberdayaan masyarakat usia lanjut agar tetap sehat dan produktif.
“Melalui senam, lansia dapat menjaga pola hidup sehat sesuai harapan untuk meningkatkan usia harapan hidup masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, PDI Perjuangan Buleleng juga melaksanakan kegiatan “Merawat Pertiwi” yang digelar serentak di seluruh Bali.
Khusus di Buleleng, kegiatan dipusatkan di Desa Sumberkima dengan melakukan penanaman 5.000 bibit mangrove bersama relawan.
Selain penanaman mangrove, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelepasan tukik di kawasan pesisir pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya