Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hari Raya Galungan, Golkar Buleleng Bagikan Daging Babi Gratis untuk Lansia

Francelino Junior • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:44 WIB
BAGIKAN DAGING: Ketua DPD II Golkar Buleleng, IGK Kresna Budi (kiri) membagikan daging babi gratis kepada lansia di Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
BAGIKAN DAGING: Ketua DPD II Golkar Buleleng, IGK Kresna Budi (kiri) membagikan daging babi gratis kepada lansia di Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Hari Raya Galungan dan Kuningan, kebutuhan daging babi di Bali biasanya meningkat tajam. 

Tidak semua masyarakat mampu membeli daging yang menjadi salah satu sajian khas saat perayaan hari besar umat Hindu tersebut. 

Kondisi tersebut mendorong Partai Golkar Buleleng kembali menggulirkan program subsidi Krama Mepatung.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Buleleng, IGK Kresna Budi, mengatakan program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mendapatkan daging babi dengan harga yang lebih terjangkau. 

Melalui skema subsidi, Golkar memberikan bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap ekor babi yang digunakan dalam kegiatan mepatung.

“Sejatinya, program subsidi Krama Mepatung sangatlah efektif. Di mana, dari satu ekor babi berat 100 kilogram dengan estimasi harga Rp4-4,5 juta, kami berikan subsidi sebesar Rp1 juta per ekornya,” ujarnya.

Menurut Kresna Budi, pada momentum Galungan kali ini sebanyak 30 ekor babi telah mendapatkan subsidi melalui program tersebut. 

Ke depan, Golkar Buleleng berencana memperluas pelaksanaan program karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya memberikan subsidi, Golkar Buleleng juga menyalurkan daging babi secara gratis kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan para lanjut usia (lansia). 

Bantuan itu diberikan agar mereka tetap dapat merayakan Galungan dan Kuningan dengan menikmati hidangan khas yang identik dengan kedua hari raya tersebut.

Kresna Budi mengungkapkan, sejumlah penerima bantuan bahkan menyampaikan usulan agar program tersebut dilengkapi dengan pembagian bumbu dapur. 

Dengan demikian, masyarakat bisa lebih mudah mengolah daging yang diterima menjadi berbagai sajian untuk keluarga saat hari raya.

“Berbagi daging babi jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, sudah jadi tradisi, bentuk swadharma (kewajiban) kepada sesama, khususnya para lansia. Ini bentuk komitmen Golkar, hadir kepada masyarakat,” tandas Kresna Budi yang juga menjabat Wakil Ketua II DPRD Bali itu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#babi #hari raya #galungan #golkar #buleleng