Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ratusan Penari Kolosal Buka Fesona Seririt 2026. Ribuan Warga Padati Lapangan Umum Seririt

Francelino Junior • Kamis, 4 Juni 2026 | 07:00 WIB
TARI KOLOSAL: Penampilan tari kolosal dalam pembukaan Festival Budaya, Seni, dan Ornamen Khas Kecamatan Seririt (Fesona Seririt) 2026 di Lapangan Umum Seririt, Rabu (3/6/2026). (Pemkab Buleleng)
TARI KOLOSAL: Penampilan tari kolosal dalam pembukaan Festival Budaya, Seni, dan Ornamen Khas Kecamatan Seririt (Fesona Seririt) 2026 di Lapangan Umum Seririt, Rabu (3/6/2026). (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Gemerlap seni dan budaya mewarnai pembukaan Festival Budaya, Seni, dan Ornamen Khas Kecamatan Seririt (Fesona Seririt) 2026 di Lapangan Umum Seririt, Rabu (3/6/2026). 

Sebanyak 425 orang penari tampil dalam tarian kolosal yang memukau ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Festival yang secara resmi dibuka Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna itu mengusung tema "Abhinaya Kumala", yang bermakna ekspresi keindahan. 

Tema tersebut tergambar melalui sajian tarian kolosal yang menampilkan kekayaan seni dan budaya khas Seririt.

Penampilan ratusan penari menjadi salah satu magnet utama pembukaan festival.

Tak hanya pertunjukan tari, Fesona Seririt 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari pameran ornamen khas daerah, pameran UMKM, hingga beragam pertunjukan seni tradisional yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, Fesona Seririt memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi. 

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang tercermin dari keterlibatan 425 penari menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih terjaga dengan baik.

“Penampilan 425 penari hari ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat untuk melestarikan budaya masih sangat kuat. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, karena budaya adalah identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

Sutjidra menegaskan, Pemkab Buleleng akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berlandaskan kearifan lokal.

Menurutnya, festival budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi, tetapi juga mampu menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Fesona Seririt bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi daerah, memperkuat persatuan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan sektor pariwisata,” katanya.

Bupati asal Desa Bontihing tersebut mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan menjaga budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Kalau bukan kita yang menjaga budaya daerah, lalu siapa lagi. Melalui festival ini kami berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya lokalnya sendiri,” ungkap Sutjidra. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#seni #budaya #seririt #buleleng #festival