SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebuah sepeda motor hilang saat terparkir di Warung Chill and Cheap, yang terletak di Jalan Serma Karma, Singaraja.
Rumah makan tersebut merupakan milik selebgram Made Ferry, yang terkenal dengan jargonnya: tetap bersyukur.
Made Ferry pun turut mendoakan orang yang mencuri sepeda motor dari tempat usahanya itu.
Peristiwa pencurian itu menimpa Ni Kadek Cintya Darmayanti, 26, warga Kelurahan Banyuasri.
Sepeda motor dengan nomor polisi DK 3921 VX milik korban, raib saat ia sedang ke rumah makan tersebut pada Kamis (1/2/2024) lalu.
Peristiwa hilangnya sepeda motor tersebut langsung membuat selebgram Made Ferry angkat bicara. Maklum rumah makan yang selama ini dikenal aman, mendadak jadi sasaran pencuri.
Lewat sebuah video pendek di akun instagramnya @xmade_official, Made Ferry mendoakan agar si pencuri menjadi orang kaya agar berhenti mencuri.
“Pesan untuk siapapun orang yang sudah mencuri motor saya, scoopy warna putih yang berlokasi di parkiran warung saya, Chill and Cheap Jalan Serma Karma, jadi pesan saya semoga motor saya yang anda curi, menjadi berkah buat anda,” kata Ferry.
Selain itu dia juga berharap sepeda motor yang dicuri bisa membantu rejeki keluarga si pencuri.
“Saya benar-benar ikhlas. Mungkin itu memang rejeki untuk anda, siapapun anda yang sudah mencuri motor saya. Doa saya semoga rejekinya membaik dan semoga motor saya yang anda curi, benar-benar bermanfaat untuk anda dan juga keluarga,” imbuhnya.
Ferry juga turut mendoakan agar si pencuri tetap diberi kesehatan dan rejeki si pencuri selalu dilancarkan.
“Jadi satu lagi doa saya untuk anda, semoga segala sesuatunya dimudahkan, rejekinya benar-benar dilancarkan, keluarga semua sehat walafiat agar anda berhenti melakukan hal ini,” lanjutnya.
Tak lupa di akhir video dia juga meminta masyarakat waspada. Dia juga sempat melampirkan sebuah tanda bukti laporan.
Terpisah, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Darma Diatmika mengakui ada peristiwa pencurian sepeda motor.
Sepeda motor itu masih terparkir di halaman rumah makan sekitar pukul 19.00 malam. Saat itu sepeda baru saja selesai digunakan oleh karyawan warung makan bernama Pak Mesak, 40. Diduga saat itu kunci sepeda motor dibiarkan nyantol.
“Sekitar pukul 19.00 WITA, motor itu diparkir di areal parkir oleh karyawan warung makan, usai mengantarkan barang pesanan,” jelas AKP Diatmika dikonfirmasi pada Minggu (4/2) sore.
Berselang 30 menit kemudian, Pak Mesak kembali mengirim barang pesanan menggunakan kendaraan pribadinya, bukan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy yang sebelumnya ia gunakan.
Kasi Humas Polres Buleleng melanjutkan, kegiatan di warung makan tersebut kemudian berjalan sebagaimana biasa hingga tutup sekitar pukul 23.00 malam.
Namun naas, saat warung sudah tutup dan karyawan akan kembali, malah mendapati sepeda motor Honda Scoopy DK 3921 VX sudah tidak berada di tempat.
“Saat warung tutup sekitar pukul 23.00 WITA, sepeda motor tersebut sudah tidak ada di areal parkir warung makan. Diduga karena kunci nyantol, sehingga motor diambil,” lanjut AKP Diatmika.
Kasus ini pun masih dalam penyelidikan Polsek Kota Singaraja. Akibat hilangnya motor tersebut, kerugian ditafsir mencapai Rp 13 juta.
Pencurian motor di wilayah Kabupaten Buleleng di awal tahun 2024, bukan ini saja. Sebelumnya, ada juga pencurian sepeda motor Ninja R di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak yang terekam CCTV pada Kamis (1/2) dinihari. (*)
Editor : Eka Prasetya