Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Puing Akibat Puting Beliung di Pantai Penimbangan Masih Berserakan. Bak Penangkaran Penyu Juga Terdampak

Eka Prasetya • Sabtu, 2 November 2024 | 19:56 WIB

 

MASIH BERSERAKAN: Puing akibat angin puting beliung di Pantai Penimbangan.
MASIH BERSERAKAN: Puing akibat angin puting beliung di Pantai Penimbangan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musibah angin puting beliung yang terjadi di kawasan Pantai Penimbangan, Buleleng pada Jumat (1/11/2024) berdampak serius.

Hingga Sabtu (2/11/2024), puing-puing akibat bencana alam masih dibiarkan berserakan. Mengingat kerusakan cukup parah.

Pantauan RadarBuleleng.id, puing spandek masih berada di tanah kosong di sisi selatan Pantai Penimbangan.

Selain itu, sebuah puing sisa spandek yang ukurannya cukup besar, juga masih menutupi akses jalan alternatif menuju Pura Segara Penimbangan.

Atap-atap yang menutupi Kedai Hope dan  Warung Cumirak juga masih terlihat dalam kondisi rusak. Belum  ada tanda hendak dipindah.

Sementara di sisi timur, kerusakan relatif ringan. Meski begitu, ada pula atap warung yang rusak gara-gara tertimpa dahan pohon maupun diterbangkan angin.

Tak hanya itu, atap di bak penangkaran penyu milik Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Penimbangan Lestari juga masih rusak.

Kerusakan terjadi pada atap yang menutupi kolam penangkaran tukik. Sementara di bak penetasan telur, masih relatif aman. Meski begitu, masih berdampak pada hembusan hujan.

Ketua Pokmaswas Penimbangan Lestari, Gede Wiadnyana mengatakan, sepanjang tahun ini masyarakat di Pantai Penimbangan sudah dua kali terkena musibah.

Pada awal tahun lalu, mereka terkena musibah gelombang pasang. Pada akhir tahun, mereka terkena akibat bencana puting beliung.

Wiadnyana mengatakan, pihaknya sudah berupaya melakukan pembersihan seadanya. Ia melibatkan para mahasiswa dan masyarakat setempat untuk gotong royong.

Ia memastikan proses konservasi penyu tidak terganggu. Meski bak penangkaran rusak akibat bencana alam.

“Syukurnya telur sudah habis. Jadi tidak sampai gagal menetas. Hanya tersisa tukik saja, sudah mau dilepas liarkan,” kata Wiadnyana saat ditemui pada Sabtu (2/11/2024).

Wiadnyana mengaku punya rencana melakukan perbaikan secara swadaya. Hanya saja ia masih menanti informasi lebih lanjut dari desa.

“Karena ada rencana mau relokasi tempat. Kami masih koordinasi dengan desa. Kalau toh perbaikan, mungkin nanti perbaikan sementara saja,” kata Wiadnyana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bencana alam #angin #pantai penimbangan #puing #puting beliung #buleleng #penyu