SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Angin kencang yang terjadi sepanjang hari di Kabupaten Buleleng pada Minggu (9/2/2025), membuat sejumlah pohon tumbang bahkan nyaris memakan korban jiwa.
Salah satunya terjadi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.
Peristiwa pohon tumbang yang terjadi di Jalan Pahlawan, tepat di jalan berbelok menurun dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.52 Wita.
Pohon asam mendadak tumbang ke arah jalan raya. Akibat pohon tumbang, tiang listrik milik PLN juga ikut roboh.
Akibat bencana tersebut, puluhan petugas gabungan bahu membahu mengevakuasi pohon dan membersihkannya.
Mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Polres, Kodim 1609/Buleleng, Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama, hingga masyarakat sekitar.
Baca Juga: Waspada! Bencana Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Masih Menghantui Warga di Bali
Selama proses pembersihan, arus lalu lintas di Jalan Pahlawan ditutup total. Masyarakat diminta melintas melalui jalan lain.
Adapun pohon yang tumbang memiliki diameter 1,8 meter serta tinggi sekitar 12 meter.
”Korban jiwa nihil, hanya tadi ada cewek yang luka ringan di tangannya. Karena saat lewat bersamaan pohonnya tumbang, mungkin kena ranting,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Buleleng, Ketut Yudistira.
Pengendara yang terdampak diketahui bernama Made Widiarini, 18. Saat itu dia melintas menggunakan sepeda motor DK 6322 UAH.
Ranting pohon sempat menimpa Widiarini dan kendaraannya. Akibatnya, Widiarini mengalami luka lecet pada kaki kiri dan tangan kiri.
Selain peristiwa tersebut, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya Wanagiri, Kecamatan Sukasada; kemudian di Jalan Pura Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak; serta di Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.
Ada juga peristiwa pohon tumbang yang menimpa rumah, terjadi di Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng; dan Banjar Dinas Jembong, Desa Ambengan Kecamatan Sukasada.
Di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak pohon jati tumbang menimpa tiang provider PLN dan mobil operasional di bawahnya.
Sedangkan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak ada 3 rumah warga yang atapnya terbang, akibat diterjang angin kencang. Di Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak juga terdapat 1 rumah warga yang atap rumahnya diterbangkan angin.
”Buleleng cukup banyak peristiwa bencana alam, akibat angin kencang serta hujan yang turunnya tidak menentu,” tutup Kabid Yudistira. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya