Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kisah Sanggar Seni Santhi Budaya: Kenalkan Kesenian dan Budaya Bali Hingga ke Mancanegara

Eka Prasetya • Rabu, 26 Juni 2024 | 00:23 WIB

 

PENTAS INTERNASIONAL: Penampilan Sanggar Seni Santhi Budaya pada festival internasional bertajuk Pesta Genderang Nusantara, di Malaysia.
PENTAS INTERNASIONAL: Penampilan Sanggar Seni Santhi Budaya pada festival internasional bertajuk Pesta Genderang Nusantara, di Malaysia.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sanggar Seni Santhi Budaya semakin getol melakukan lawatan seni dan budaya ke luar negeri.

Hampir tiap tahunnya sanggar seni tersebut melakukan kunjungan ke luar negeri. Baru-baru ini, sanggar tersebut telah berkunjung ke Malaysia, Thailand, hingga Korea Selatan.

Peluang lawatan ke mancanegara pun semakin terbuka lebar, setelah UNESCO mengakui sanggar tersebut sebagai organisasi non profit yang bergerak dalam hal pelestarian budaya.

Baca Juga: Dari Bali ke Malaysia: Sanggar Seni Santhi Budaya Tampil di Festival Internasional

Ketua Sanggar Seni Santhi Budaya, I Gusti Ngurah Eka Prasetya mengungkapkan, sanggar tersebut telah berdiri sejak tahun 2005 silam. 

Sanggar itu sengaja dibentuk untuk menjaga keaslian seni budaya Bali. Seiring dengan waktu, sanggar juga mengakomodasi pengembangan dan promosi seni budaya.

"Jika kami akan melakukan pementasan tanpa merubah atau mengurangi makna seni itu sendiri. Kami akan tampil apa adanya. Itu komitmen kami," kata pria yang akrab disapa Gus Eka itu.

Gus Eka mengatakan, promosi seni budaya tidak bisa dihindari. Apalagi pada era globalisasi yang mengedepankan teknologi.

Berbagai pihak memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana promosi. Media sosial juga jadi sarana untuk menampilkan konten-konten kreatif.

“Kami memandang lewat konten itu, justru mempromosikan agar generasi muda semakin tertarik mempelajari seni budaya,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Pura di Tanah Jawa: Bermula Sanggar Pemujaan, Kini Jadi Pusat Ibadah Umat

Lebih lanjut Gus Eka mengatakan, sejak 2008 silam pihaknya telah menerima undangan untuk melakukan pementasan di luar negeri.

"Bukan lagi promosi, melainkan lebih fokus pada memperkenalkan seni tradisi Karena kami sudah mulai menerima undangan dari berbagai acara internasional," tambah Gus Eka.

Kini sanggar tersebut berbasis di Puri Kanginan Buleleng. Mereka mengakomodasi seniman-seniman muda dari bangku sekolah dasar hingga remaja setingkat SMA. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Santhi Budaya #sanggar seni #thailand #seni #budaya #buleleng #malaysia