Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Selain Menangis Sigsigan Penari Joged Buleleng Luh Widia Juga Pernah Viral. Tolak Saweran Ngibing Pakai Mulut

Eka Prasetya • Jumat, 4 Oktober 2024 | 18:30 WIB

 

TOLAK SAWERAN: Penari joged asal Buleleng, Luh Widia menolak saweran yang diberikan pengibing, gara-gara saweran diberikan menggunakan mulut.
TOLAK SAWERAN: Penari joged asal Buleleng, Luh Widia menolak saweran yang diberikan pengibing, gara-gara saweran diberikan menggunakan mulut.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sosok penari joged asal Buleleng, Luh Widia Putri kembali viral di media sosial.

Penari asal Kecamatan Sawan itu viral setelah meluapkan unek-uneknya sambil menangis sigsigan alias menangis tersedu-sedu. Keluhan itu ia luapkan lewat media sosial TikTok. Penyebabnya, dia batal menari.

Dia mengaku kecewa karena batal menari pada acara kampanye pasangan calon Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta alias Koster-Giri pada Kamis (4/10/2024).

Meski sempat mengunggahnya ke media sosial, belakangan Widia memilih menghapus video tersebut. Meski begitu, videonya sudah kadung menyebar ke berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Mengenal Sosok Widia Putri. Penari Joged Buleleng yang Viral Menolak Saweran Pakai Mulut

Ini bukan pertama kalinya Luh Widia viral di media sosial. Khususnya di media sosial TikTok.

Sebelumnya, Luh Widia juga pernah viral gara-gara menolak saweran yang diberikan oleh pengibing, gara-gara pengibing itu memberikan saweran menggunakan mulut.

Peristiwa pemberian saweran yang kurang pantas itu diduga terjadi dalam sebuah acara nelung bulanin di wilayah Kecamatan Seririt, pada akhir September lalu.

Saat itu, Luh Widia Putri mendapat kesempatan menjadi penari joged bumbung. Dia tampil bersama dengan salah satu sekaa joged yang ada di Desa Selat, Kecamatan Sukasada.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @elisabrngf4 pada Minggu (22/9/2024). Video itu sudah disaksikan lebih dari 2 juta kali.

Dalam video terlihat jika Luh Widia tampil cantik dengan mengenakan baju kebaya berwarna merah.

Dia pun menari sesuai dengan pakem. Bibirnya pun sesekali menyunggingkan senyum kepada para penonton.

Saat Luh Widia menari, seorang pria yang mengenakan baju polo berwarna kuning ikut ngibing. Dia kemudian meletakkan uang Rp 100 ribu pada mulutnya. Pria itu kemudian menyodorkan uang itu ke arah bibir Widia. 

Saat hendak mengambil uang menggunakan tangan, pria itu langsung menarik diri. 

Mendapat perlakuan yang tidak pantas, Widia langsung cemberut. Dia kemudian mengangkat jari telunjuk dan menggoyangkannya, pertanda tidak setuju.

Pria itu kemudian ngeloyor pergi seraya memasukkan selembar uang Rp 100 ribu ke dalam kantong celana. Pria itu langsung menyerahkan selendang berwarna ungu kepada Widia.

Selanjutnya terdengar suara seorang pria mengeluh, “Bapak, nggak boleh pak,” ujarnya.

 Aksi Widia itu mendapat pujian dari berbagai akun TikTok. Salah satunya akun @ayuuuu yang menulis “Bangga banget liat mbaknya, semangat ya mbak,” tulisnya.

Hal serupa juga ditulis oleh akun @seng.duwe.maron yang menyatakan “Mbake lebih menjaga harga diri, daripada dapat uang RP 100 ribu seperti itu,” ungkapnya.

Dukungan juga disampaikan oleh akun TikTok @winarsihwinarsih737 dengan tanggapan berikut: “harga diri lebih penting,” tulis akun tersebut.

Komentar positif juga diberikan oleh akun @arientacahngalam yang menulis “Salut sama mbak penarinya, tetap jaga etikanya ya mbak moga sukses selalu,” tulisnya yang diikuti dengan emoticon senyum. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#joged bumbung #Pengibing #Joged #Luh Widia #saweran #penari