SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng menetapkan delapan duta seni yang akan tampil pada ajang bergengsi Pekan Kesenian Bali (PKB) 2025.
Menariknya, tahun ini Buleleng untuk pertama kalinya mengirimkan duta untuk Lomba Bapang Barong Ket.
Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, I Nyoman Wisandika mengungkapkan, Buleleng akan berpartisipasi pada delapan cabang kesenian.
Masing-masing Gong Kebyar Dewasa, Anak-Anak, Wanita, hingga Gong Kebyar Legendaris.
Selain itu juga ada Peed Aya (parade budaya), Lomba Baleganjur Remaja, Lomba Bapang Barong Ket, dan Kreativitas Kewanitaan.
"Untuk gong kebyar, Buleleng wajib ikut semua kategori. Ini bentuk penghormatan kepada para maestro yang telah melahirkan kesenian khas Buleleng," ujar Wisandika,.
Menurutnya, persiapan para duta seni sudah mencapai lebih dari 80 persen. Beberapa bahkan sudah sempat unjuk gigi saat Malam Apresiasi Seni HUT ke-421 Kota Singaraja.
"Tinggal pemantapan saja. Nantinya, setelah pembinaan dari kurator Provinsi Bali, kami akan pentaskan kembali, khususnya untuk gong kebyar di RTH Bung Karno, awal Juni," imbuhnya.
Menariknya lagi, tahun ini Buleleng memutuskan ikut serta pada lomba Bapang Barong Ket.
Hal ini cukup mengejutkan, karena masyarakat Buleleng sebenarnya tidak memiliki sungsungan barong. Kalau toh ada, hanya ada di kawasan puri.
Wisandika pun mengakui jika masyarakat Buleleng sebagian besar tidak memiliki sungsungan barong. Kesenian barong pun tidak populer.
Namun belakangan kesenian ini mulai dikenalkan. Kali ini, Sanggar Tri Bhuana Giri dari Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, ditunjuk sebagai duta untuk mewakili jenis kesenian tersebut.
"Baru tahun ini ada sanggar yang siap tampil membawakan Barong Ket. Tidak ada salahnya mengenalkan hal baru untuk memperkaya khasanah kesenian kita,” ujar Wisandika.
Khusus soal anggaran, Wisandika belum mau buka-bukaan soal angka. Tapi dia memastikan jika anggaran dari Pemkab Buleleng untuk para duta kesenian sudah meningkat.
"Harapannya, dengan tambahan anggaran ini bisa dimaksimalkan untuk menciptakan karya dan penampilan terbaik," ujarnya.
Adapun duta kesenian Buleleng pada PKB 2025 adalah STAHN Mpu Kuturan yang mengikuti peed aya atau parade budaya, Sanggar Seni Santhi Budaya yang mengikuti Gong Kebyar Anak-Anak, Sanggar Seni Manik Uttara yang mengikuti Gong Kebyar Wanita.
Selanjutnya Sanggar Seni Anglocita Suara yang mengikuti Gong Kebyar Dewasa, Sekaa Gong Giri Kusuma Desa Bontihing yang mengikuti Gong Kebyar Legendaris, Sanggar Seni Tari dan Tabuh Jelung Kumara Pemuteran yang mengikuti Lomba Baleganjur Remaja.
Selanjutnya, Sanggar Tri Bhuana Giri Desa Banyuatis yang mengikuti Lomba Bapang Barong Ket, dan Tim Penggerak PKK Buleleng yang mengikuti ajang kreativitas kewanitaan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya