Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pencairan Bantuan Tambahan PKH dan BPNT Akhir Tahun 2025, Saldo Sudah Masuk ke Rekening BRI

M. Khairullah Zikri • Kamis, 4 Desember 2025 | 17:32 WIB
Ilustrasi Penerima Manfaat Bansos.
Ilustrasi Penerima Manfaat Bansos.

RadarBuleleng.id - Sejumlah penerima bantuan melaporkan adanya dana senilai Rp 450 ribu yang masuk ke rekening Bank BRI pada Rabu (3/12/2025).

Dana tersebut teridentifikasi sebagai pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang Sekolah Dasar.

Pencairan diberikan kepada siswa yang tercatat dalam SK nominasi serta telah menyelesaikan aktivasi rekening SimPel.

Pemerintah memperluas dukungan kepada rumah tangga dalam desil 1–4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSen).

Kelompok ini menjadi prioritas untuk menerima tiga kategori bantuan tambahan yang disalurkan secara bertahap hingga akhir Desember 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan penyaluran perlindungan sosial jelang penutupan anggaran tahun berjalan.

Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial menjadi salah satu komponen terbesar dengan nominal Rp 900 ribu untuk alokasi tiga bulan, yaitu Oktober hingga Desember.

Penyaluran mayoritas menggunakan kartu KKS dari bank-bank Himbara, sementara wilayah 3T tetap mengandalkan PT Pos Indonesia.

Proses top-up dilakukan bertahap sehingga sebagian penerima masih menunggu jadwal masuknya saldo.

Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan paket pangan kepada lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat program BPNT.

Paket tersebut mencakup beras 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Di beberapa daerah terdapat aturan pengambilan maksimal lima hari.

Jika bantuan tidak diambil dalam batas waktu tersebut atau penerima telah meninggal tanpa ahli waris, alokasi dapat dialihkan kepada warga lain yang dianggap lebih layak.

Program bantuan pendidikan tetap menjadi komponen penting dalam pengentasan kemiskinan.

Penerima PIP berasal dari keluarga kurang mampu yang tercatat di Dapodik dan terpadankan dengan data Dukcapil serta DTKS.

Anak dari keluarga PKH dan BPNT mendapat prioritas, namun penetapan tetap mengikuti kuota per sekolah. Tidak semua siswa dari keluarga penerima bansos otomatis memperoleh PIP.

Pemerintah menegaskan bahwa tambahan bantuan ditujukan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan keluarga berpendapatan rendah.

Kelompok desil terbawah diproyeksikan dapat keluar dari garis kemiskinan melalui kombinasi bantuan tunai, pangan, serta dukungan pendidikan.

Penekanan diberlakukan agar bantuan bukan hanya menjadi penyangga konsumsi, melainkan pijakan untuk meningkatkan kemandirian rumah tangga penerima.

Penerima PKH dan BPNT berpeluang mendapatkan tiga jenis dukungan sekaligus di akhir tahun 2025.

Mulai dari BLT Kesra senilai Rp 900 ribu, paket sembako besar, hingga PIP bagi anak sekolah.

Per tanggal 3 Desember, pencairan yang telah terpantau adalah PIP jenjang SD sebesar Rp 450 ribu yang masuk melalui rekening BRI. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kks #saldo #DTSEN #pos indonesia #pip #rekening #bantuan langsung tunai #beras #minyak goreng #DTKS #program indonesia pintar #sekolah dasar #bri #siswa #bantuan #bpnt