Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Astungkara! Puluhan Ribu Keluarga di Buleleng Bali Terima BLT Kesra. Pencairan Ditarget Rampung Sebelum Akhir Desember

Eka Prasetya • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:13 WIB

 

SALURKAN BANTUAN: Suasana penyaluran bantuan kepada warga di Kantor Pos Singaraja.
SALURKAN BANTUAN: Suasana penyaluran bantuan kepada warga di Kantor Pos Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 63.286 warga Buleleng, Bali, ditetapkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos). 

Penyaluran bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2025 mulai dicairkan sejak awal Desember dan ditargetkan tuntas sebelum pergantian tahun.

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, setiap keluarga penerima akan memperoleh Rp 300 ribu per bulan. 

Bantuan akan dirapel untuk tiga bulan, sehingga masing-masing keluarga akan menerima bantuan dengan total Rp 900 ribu. 

Bantuan menyasar keluarga dalam kategori desil 1 hingga 4, yang mencakup masyarakat miskin ekstrem, miskin, dan rentan miskin.

“Datanya langsung dari Kemensos, sudah By Name By Address (BNBA). Daerah hanya melakukan monitoring penyaluran,” ujar Kariaman.

Dari total 63.286 KPM, PT Pos Indonesia menyalurkan bantuan kepada 25.150 penerima. 

Sisanya disalurkan melalui bank-bank Himbara. Yakni lewat BRI sebanyak 38.100 KPM, BNI 23 KPM, dan Bank Mandiri 13 KPM.

Kariaman menjelaskan, BLTS Kesra merupakan program top–down dari pemerintah pusat yang langsung ditetapkan tanpa mekanisme pemutakhiran data oleh daerah.

“Program datang, keluar surat, langsung cair. Setelah itu baru kita bisa monitoring dan mendorong desa atau kelurahan untuk memperbaiki data supaya lebih akurat,” jelasnya.

Hingga kini, Dinas Sosial Buleleng belum menerima laporan adanya penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.

Sebagai langkah lanjutan, Dinsos Buleleng sedang menyiapkan kajian terkait penandaan rumah warga penerima bantuan, untuk mempermudah proses verifikasi dan validasi, sekaligus mengurangi potensi bantuan tidak tepat sasaran.

“Kami akan buatkan SE Bupati agar rumah penerima diberi stiker, cat, atau stempel, menyesuaikan kebijakan desa dan kelurahan. Ini supaya penerima bisa introspeksi apakah mereka memang berhak atau tidak,” kata Kariaman. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #pos indonesia #miskin ekstrem #dinas sosial #bantuan langsung tunai #bni #kementerian sosial #kemensos #miskin #bank mandiri #buleleng #bri #bantuan