Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mabuk Arak Berujung Petaka. Dua Sahabat di Buleleng Saling Tikam Hingga Tewas

Eka Prasetya • Kamis, 19 Juni 2025 | 01:20 WIB

 

TANGKAP TERSANGKA: Aparat kepolisian Polsek Tejakula dan Polres Buleleng menangkap Gede Suasta alias Gede Boy (jongkok) yang menikam temannya saat mabuk arak.
TANGKAP TERSANGKA: Aparat kepolisian Polsek Tejakula dan Polres Buleleng menangkap Gede Suasta alias Gede Boy (jongkok) yang menikam temannya saat mabuk arak.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Suasana malam di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak mencekam. 

Seorang warga bernama Nyoman Sukasna alias Nyoman Kana, 45, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah sahabatnya sendiri. 

Keduanya terlibat cekcok hingga saling tikam saat bermain domino menenggak minuman beralkohol jenis arak Bali pada Rabu (18/6/2025) dini hari.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Banjar Dinas Kelodan, Desa Madenan, sekitar pukul 00.30 WITA. 

Pelaku pembunuhan diketahui bernama Gede Suasta alias Gede Boy, 49, petani setempat yang juga rekan minum korban.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan, perkelahian maut itu dipicu oleh permainan domino yang disertai konsumsi minuman beralkohol.

Peristiwa berawal pada Selasa (17/6/2025) sore. Saat itu korban dalam kondisi mabuk datang ke rumah pelaku untuk bermain domino. Keduanya sepakat, siapa yang kalah harus meminum arak.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan di Arena Tajen, Mangku Luwes Terancam Hukuman Berat

Permainan berlangsung sejak Selasa sore, bahkan sempat diikuti oleh dua anggota keluarga pelaku. Namun mereka tidak ikut menenggak miras dan pulang lebih awal. 

Sekitar pukul 21.00 WITA, korban yang terus kalah dalam permainan disebut mulai emosi. Ia lalu menuju dapur, mengambil pisau, dan menikam tangan kiri pelaku.

“Terjadi perkelahian, korban sempat membenturkan kepala pelaku ke tembok. Tapi pelaku berhasil merebut pisau dan menusuk dada korban beberapa kali hingga korban terjatuh dan tak bergerak,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.

Usai kejadian, pelaku sempat tidur di kamarnya. Ketika terbangun sekitar pukul 01.00 WITA, ia mendapati korban sudah terbujur kaku di teras rumah. 

Panik, pelaku lalu membuang pisau ke kebun kakao di samping rumah. Dia kemudian mendatangi rumah Kelian Adat Desa Madenan, Komang Murdiartono dan melaporkan semua yang terjadi.

Laporan itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Madenan. Kapolsek Tejakula AKP Komang Sudarsana bersama tim piket Unit Kecil Lengkap (UKL) langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Polisi menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Tejakula. Pisau sepanjang 20 cm yang diduga digunakan untuk menikam korban turut diamankan sebagai barang bukti.

“Kasus ini saat ini ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Buleleng untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Diatmika. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #cekcok #tejakula #pisau #arak bali #domino #Polres Buleleng #Madenan #miras #buleleng #arak #perkelahian #tewas