SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kebakaran melanda Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7/2026) malam.
Kobaran api menghanguskan bangunan tempat pemilahan sampah dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Peristiwa itu diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan petugas TPST, Ketut Sudiyarsa, sekitar pukul 15.00 WITA. Api sempat dipadamkan sekitar pukul 18.00 Wita sebelum lokasi ditinggalkan.
Namun, bara api diduga masih menyala dan kembali membesar beberapa jam kemudian.
Kapolsek Tejakula, AKP Gede Darma Diatmika, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Made Wirawan.
Saat itu, saksi yang tengah berada di depan rumahnya, sekitar 500 meter dari lokasi TPST, melihat kepulan asap tebal membumbung dari arah tempat pengolahan sampah.
"Sekitar pukul 20.00 Wita, saksi melihat kepulan asap berasal dari area TPST, kemudian kejadian tersebut dilaporkan," ujarnya.
Menerima laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Pos II Kubutambahan menuju lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api telah membesar. Petugas menghabiskan dua tangki air untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian fasilitas TPST.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, mengatakan proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam hingga api benar-benar padam.
"Pemadaman dilakukan selama kurang lebih dua jam," katanya.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan tempat pemilahan sampah berukuran 5 x 4 meter dengan konstruksi atap kayu dan seng hangus terbakar.
Sementara bangunan utama TPST berukuran 8 x 16 meter beratap spandek dan berdinding baja mengalami kerusakan akibat paparan panas, dengan sebagian besar dinding menghitam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng