Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Seniman Gong Legendaris Buleleng Batal Tampil, ADA Band Unggah Story Klarifikasi. Berikut 4 Poin Pernyataan Manajemen

Eka Prasetya • Selasa, 2 April 2024 | 04:20 WIB

 

KLARIFIKASI: Manajemen Belakang Layar Bali menyampaikan video klarifikasi terkait insiden seniman gong kebyar legendaris Buleleng batal tampil.
KLARIFIKASI: Manajemen Belakang Layar Bali menyampaikan video klarifikasi terkait insiden seniman gong kebyar legendaris Buleleng batal tampil.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Manajemen ADA band mengunggah story klarifikasi terkait insiden seniman gong legendaris Buleleng yang batal tampil saat HUT Kota Singaraja ke-420.

Insiden itu secara tidak langsung menyeret nama ADA Band. Karena band ibukota tersebut tampil sebagai bintang tamu utama saat malam penutupan HUT Kota Singaraja ke-420, yang digelar di Lapangan Bhuana Patra Singaraja pada Sabtu (30/3/2024).

Video klarifikasi itu diunggah manajemen ADA Band melalui akun TikTok mereka, yakni @adabandofcl atau Ada Band Official.

Dalam video klarifikasi itu terlihat Agus Awe, yang merupakan pendiri Belakang Layar Bali. Lembaga itu menjadi penghubung untuk mendatangkan ADA Band ke Buleleng.

Nama ADA Band secara tidak langsung disinggung. Karena Sekaa Gong Kebyar Legendaris Jaya Kusuma Desa Jagaraga sempat gagal check sound.

Alasan yang mencuat saat sekaa gong gagal check sound adalah kru dari band ibukota sudah datang untuk check sound. 

Rencana melakukan check sound pada sore hari juga gagal dilakukan. Gara-gara sound untuk seluruh tahap pementasan sudah siap digunakan dan tidak bisa diutak-atik lagi.

Manajemen ADA Band melalui tim Belakang Layar Bali akhirnya memilih angkat bicara melalui media sosial.

Agus Awe mengungkapkan ada 4 poin klarifikasi yang harus disampaikan pihak manajemen kepada publik.

Pertama, perubahan rundown yang terjadi pada Sabtu lalu merupakan keputusan dari panitia penyelenggara. “Bukan dari pihak manajemen artis ibukota,” katanya.

Kedua, ADA Band juga tidak bisa tampil tepat waktu. Sesuai jadwal, band tersebut semestinya naik panggung pada pukul 21.00 malam.

“Tapi karena ada perubahan mendadak di lapangan, artis ibukota yang jadi main guest star tampil jam 23.00,” ujarnya.

Menurutnya hingga kini manajemen artis tidak tahu masalah yang sebenarnya terjadi, hingga mengakibatkan seniman tradisional gong kebyar legendaris batal tampil.

Ketiga, pihak manajemen meminta agar panitia penyelenggara melakukan konfirmasi melalui sosial media agar tidak muncul salah paham dari musisi lokal maupun seniman tradisional kepada pihak ADA Band. 

Terakhir, dia berharap ada permintaan maaf atau klarifikasi dari panitia penyelenggara kepada musisi lokal, seniman tradisional, dan pihak artis manajemen sebagai main guest star

“Saya tidak menyalahkan siapa-siapa, karena secara detail saya masih mencari kebenaran apa yang terjadi kemarin. Di sini mungkin jadi pembelajaran bagi kita untuk meng-organize event dengan baik dan profesional,” ujarnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#legendaris #seniman #hut kota singaraja #ada band #gong kebyar #buleleng