Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tragedi Kebakaran di Sesetan: Sekeluarga Asal Buleleng Jadi Korban, Ternyata Ini Penyebabnya

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Rabu, 8 Mei 2024 | 02:58 WIB

 

KEBAKARAN: Polisi melakukan olah TKP di lokasi kebakaran yang terjadi di Sesetan, Denpasar. Akibat kebakaran tersebut, sekeluarga asal Buleleng tewas.
KEBAKARAN: Polisi melakukan olah TKP di lokasi kebakaran yang terjadi di Sesetan, Denpasar. Akibat kebakaran tersebut, sekeluarga asal Buleleng tewas.

RadarBuleleng.id - Pemicu kebakaran yang terjadi di Banjar Pembungan, Kelurahan Sesetan, pada Senin (6/5/2024) malam lalu, sedikit demi sedikit mulai terbuka.

Kebakaran tragis itu menyebabkan satu keluarga asal Buleleng meninggal dunia karena terbakar api.

Mereka adalah Made Ari Sanjaya, sang istri Komang Nopi Mertasari, serta putra mereka yang baru berusia 2 tahun, yakni Putu Gede Agus.

Ketiganya merupakan warga Banjar Dinas Kawanan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Mereka memang kost di lokasi tersebut.

Baca Juga: Amor Ing Acintya. Ayah, Ibu, dan Balita asal Buleleng Tewas Akibat Kebakaran di Sesetan, Bali

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengungkapkan, dari hasil olah TKP awal, diduga terjadi korsleting listrik yang memicu kebakaran.

Sukadi menyatakan hal itu baru dugaan awal. Untuk penyebab pasti kebakaran, masih menanti penyelidikan dari Labfor Polda Bali.

“Tim identifikasi dan Labfor masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana menerangkan informasi awal kebakaran diterima dari masyarakat melalui Pusdalops BPBD Denpasar pada pukul 22.54, Senin (6/5/2024) malam.

Menurutnya penanganan kebakaran tersebut sangat menantang. Karena akses jalan menuju lokasi sangat kecil dan panjang. 

Dampaknya dari 4 unit armada pemadam kebakaran yang dikerahkan, hanya 2 unit armada kecil yang bisa masuk hingga mendekati lokasi kejadian. Sedangkan 2 unit lainnya bertugas menyuplai air.

Baca Juga: Sisi Lain Tragedi Kebakaran di Sesetan: Ari Sanjaya Tulang Punggung Keluarga, Baru 2 Bulan Kost di TKP

Tirana menuturkan, kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Hal itu diperkuat dengan kesaksian warga sekitar.

Api diduga berasal dari panel MCB listrik yang ada di depan kamar kost korban. Api yang muncul dari panel MCB kemudian menyambar sepeda motor yang memang terparkir berdekatan dengan panel tersebut.

"Api jatuh dan pas di bawahnya ada motor milik korban. Kena sadel motor sampai meleleh, akhirnya kena tangki bensin sehingga terjadi ledakan," kata Tirana.

Penanganan kebakaran berakhir pada pukul 01.27, Selasa (7/5/2024) dini hari. Total diperlukan 20 ribu liter air untuk memadamkan api. 

Baca Juga: Cerita Petugas Pemadam Kebakaran Soal Kebakaran di Sesetan: Dikira Tidak Ada Korban, Kaget Saat Cek TKP

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah rumah kost yang terletak di Kelurahan Sesetan, Denpasar.

Peristiwa kebakaran itu mengakibatkan sekeluarga meninggal dunia, terdiri dari suami, istri, dan anaknya yang masih balita. Ketiganya merupakan warga Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.

Mereka terjebak dalam kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (6/5/2024) malam.

Sejumlah saksi mata kebakaran tersebut mengaku sempat mendengar Teriakan minta tolong dan tangisan anak-anak. Saksi sudah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api cepat membesar.

Perbekel Bontihing, I Gede Pawata membenarkan bahwa ketiganya merupakan warga Desa Bontihing. "Iya warga kami. Memang sekeluarga," ujar Pawata. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sesetan #kebakaran #bontihing #denpasar #buleleng