Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lapor Pak! 57 Dokter Akan Periksa Hewan Kurban di Buleleng

Francelino Junior • Minggu, 16 Juni 2024 | 06:05 WIB
Tim dokter hewan melakukan pemeriksaan pada hewan kurban. Ini untuk memastikan sehat dan layak untuk dikonsumsi saat Hari Raya Idul Adha.
Tim dokter hewan melakukan pemeriksaan pada hewan kurban. Ini untuk memastikan sehat dan layak untuk dikonsumsi saat Hari Raya Idul Adha.

SINGARAJA-Sebanyak 57 orang dokter hewan akan ditugaskan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng untuk memeriksa kesehatan ternak yang akan dijadikan hewan kurban. 

Ini dilakukan lantaran pada Senin (17/6) nanti, akan dirayakan Idul Adha 1445 Hijriah.

Para dokter itu nantinya akan bertugas memeriksa hewan kurban, baik sebelum dan sesudah pemotongan.

Tujuannya, untuk memastikan bila hewan kurban itu dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi.

“Pemeriksaan ini terhitung dari tanggal 16, 17, dan 18 Juni. Karena di beberapa lokasi pemotongan, ada yang dilakukan sebelum dan sesudah Idul Adha,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Buleleng, I Made Suparma dikonfirmasi pada Jumat (14/6) siang.

Petugas kesehatan hewan tersebut akan terbagi dalam sembilan tim yang juga disebar ke sembilan kecamatan di Buleleng.

Ke-57 dokter hewan itu akan melakukan tugasnya di lokasi pemotongan, seperti masjid ataupun Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Jika dirinci, lima dokter hewan akan disebar di lokasi pemotongan kurban di Kecamatan Tejakula, dua dokter hewan di Kecamatan Sawan dan Kubutambahan, dan enam dokter hewan di Kecamatan Sukasada. 

Lalu empat dokter hewan di Kecamatan Banjar, serta enam dokter hewan masing-masing disebar di Kecamatan Seririt dan Gerokgak.

Sementara di Kecamatan Buleleng, akan ditugaskan 28 orang dokter hewan. Alasannya, lokasi pemotongan yang terdata cukup banyak, sehingga mereka kembali dibagi ke dalam tiga kelompok.

Yang masing-masing sebanyak sembilan dokter hewan di wilayah Buleleng I, 10 dokter hewan di Buleleng II, dan sembilan dokter hewan di wilayah Buleleng III.

Sebelum dipotong, hewan akan diperiksa fisiknya meliputi suhu tubuh, bola mata, dan kelopak mata. Setelah dipotong, kembali dilakukan pemeriksaan pada bagian paru-paru dan hati.

Kata Suparma, ciri-ciri hewan sehat yaitu pada paru-paru berwarna pink, tidak lengket dengan bagian tubuh lain, serta tidak ada cacing hati. 

“Ada juga bantuan petugas dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kabupaten Buleleng. Untuk saling memastikan, hewan kurban sehat dan layak dikonsumsi,” sambungnya.

Pihaknya pun belum dapat memastikan jumlah hewan kurban yang akan digunakan pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Karena sebelumnya, data pasti akan jelas pada H-1 hari raya. 

Tetapi merujuk pada data tahun sebelumnya, hewan kurban di Buleleng mencapai 400-an, baik kambing dan sapi. Sehingga ada kemungkinan, untuk hewan kurban tahun 2024 ini akan lebih banyak.***

Editor : Donny Tabelak
#rph #hewan kurban #distan buleleng #idul adha #dokter hewan