Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bangga! Siswa di Buleleng Berhasil Lolos Paskibraka Nasional. Sempat Gagal Lolos, Buktikan Diri Bisa Jadi yang Terbaik

Eka Prasetya • Rabu, 26 Juni 2024 | 17:05 WIB

 

MENUJU NASIONAL: Anak Agung Ngurah Panji Dharma Putra, siswa SMAN 1 Singaraja yang berhasil lolos sebagai Paskibraka Nasional.
MENUJU NASIONAL: Anak Agung Ngurah Panji Dharma Putra, siswa SMAN 1 Singaraja yang berhasil lolos sebagai Paskibraka Nasional.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Seorang siswa di Buleleng, berhasil lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Siswa itu adalah Anak Agung Ngurah Panji Dharma Putra, 16, yang juga siswa kelas X di SMAN 1 Singaraja.

Dia akan bertugas sebagai salah satu anggota pasukan pengibar bendera dalam Apel Kenegaraan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur,  pada 17 Agustus mendatang.

Perjalanan Panji terpilih sebagai Paskibraka Nasional cukup panjang dan berliku. Dia sempat dinyatakan gagal, namun akhirnya berhasil membuktikan diri bisa menjadi yang terbaik.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Incar Posisi Paskibraka. Berikut Jadwal Lengkap Seleksi di Buleleng

Proses hingga Panji berhasil lolos sebagai Paskibraka Nasional dimulai saat ia mengikuti seleksi Paskibraka tingkat kabupaten. Seleksi itu telah berlangsung sejak Februari lalu.

Saat itu Panji dan 9 orang rekannya yang lain dari SMAN 1 Singaraja mengikuti kegiatan tersebut.

Seleksi di tingkat kabupaten sendiri berlangsung ketat. Mulai dari seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), kesamaptaan, kesehatan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga parade.

Dari seleksi tingkat kabupaten itu, kemudian dipilih nama-nama yang layak menjadi Paskibraka di tingkat kabupaten, dan ada juga nama-nama yang diusulkan sebagai Paskibraka di Provinsi Bali.

Awalnya nama Panji hanya lolos sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Buleleng. Namanya tidak masuk dalam calon Paskibraka Provinsi Bali.

“Waktu itu hanya empat pasang nama yang maju ke provinsi. Ada 4 orang putra dan 4 orang putri. Awalnya nama saya tidak ada,” kata Panji saat dihubungi kemarin (26/6/2024).

Belakangan ada kuota tambahan dari Provinsi. Masing-masing kabupaten berhak mengirimkan 5 pasang calon Paskibraka Provinsi Bali untuk mengikuti seleksi.

Lewat tambahan kuota itu, remaja kelahiran 21 September 2007 silam itu mendapat peluang mengikuti seleksi hingga tingkat nasional.

Di tingkat provinsi dia pun mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh. Dia ingin membuktikan diri, bahwa lewat kuota tambahan pun dia bisa menjadi yang terbaik.

Dalam proses seleksi di tingkat Provinsi, Panji ternyata dinyatakan layak mengikuti seleksi Paskibraka Nasional.

Saat di tingkat nasional, ada 2 orang putra dan 2 orang putri dari Bali yang mengikuti proses seleksi.

Seleksi pun berlangsung cukup panjang. Seleksi dilakukan di Pusat Pelatihan Pemuda dan Olahraga (PP PON) Jakarta, pada 9-13 Juni lalu.

Baca Juga: Ratusan Siswa di Bali Berebut Kursi Paskibraka di Buleleng. Jiwa Pancasila Jadi Syarat Mutlak!

Ketika seleksi menjadi Paskibraka nasional, dia harus bersaing dengan ratusan pemuda lain dari seluruh Nusantara.

Panji harus mengikuti psikotes, kesehatan, wawancara, dan PBB. Setelah seleksi yang ketat, dia akhirnya berhasil lolos menjadi Paskibraka Nasional.

“Informasinya sudah saya terima Sabtu (22/6/2024) lalu di grup WA Paskibraka Provinsi Bali. Ada lampiran file setelah saya buka ada nama saya,” cerita pemuda asal Desa Tukadmungga, Buleleng itu.

Selain namanya, di Bali juga ada Ni Komang Tri Setia, pelajar dari SMAN 1 Semarapura dinyatakan lolos seleksi di tingkat nasional.

Ia mengaku sejak awal selalu optimistis bisa lolos ke tingkat nasional. Baginya menjadi Paskibraka Nasional merupakan impian yang menjadi nyata.

“Saya bersyukur atas restu Tuhan. Selain itu saya juga bersyukur karena orang tua selalu mendukung saya,” ungkap sulung dari tiga bersaudara itu.

Lebih lanjut Panji mengatakan, dirinya punya cita-cita menjadi personel Polri. Dia berharap keberhasilannya menjadi Paskibraka Nasional akan membuka peluang lolos Akademi Kepolisian (Akpol).

“Setelah lulus (SMA), rencananya saya mau ikut seleksi Akpol. Mudah-mudahan ini membuka peluang apa yang menjadi cita-cita saya,” harapnya.

Kini putra dari pasangan Anak Agung Ngurah Saraswata dan Komang Gorsi Marhaeni itu masih menanti jadwal latihan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

Rencananya pemusatan latihan Paskibraka akan dilaksanakan di Jakarta. Selanjutnya pada waktu yang ditentukan, mereka akan diterbangkan ke IKN untuk bertugas pada apel kenegaraan.

Selagi menunggu jadwal latihan dari pusat, dia memilih menyiapkan diri sendiri, terutama dari sisi fisik dan wawasan kebangsaan.

Dia berharap mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, untuk sekadar bersalaman. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#nasional #paskibraka nasional #jakarta #Pasukan Pengibar Bendera Pusaka #IKN #sman 1 singaraja #buleleng #siswa #paskibraka