Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Banyak Protes, Pemkab Buleleng Akhirnya Kembali Gelar Gerak Jalan 45

Eka Prasetya • Selasa, 16 Juli 2024 | 00:47 WIB
GERAK JALAN 45: Salah satu regu peserta Lomba Gerak Jalan 45 kilometer beberapa tahun lalu.
GERAK JALAN 45: Salah satu regu peserta Lomba Gerak Jalan 45 kilometer beberapa tahun lalu.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng akhirnya luluh. Pemerintah kembali menggelar Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba itu diselenggarakan, setelah masyarakat beramai-ramai mengajukan protes. Baik itu lewat media sosial, maupun lewat wakil rakyat.

Pemerintah akhirnya memutuskan menggelar lomba gerak jalan 45, pada Sabtu (10/8/2024) mendatang.

Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana membenarkan bila pemerintah akhirnya kembali menggelar lomba gerak jalan 45.

“Sudah diputuskan lomba gerak jalan 45 jadi diselenggarakan. Keputusannya saat rapat dua hari lalu,” kata Lihadnyana saat dikonfirmasi pada Senin (15/7/2024).

Baca Juga: Ditanya Soal Gerak Jalan 45, Begini Penjelasan KONI Buleleng

Menurut Lihadnyana, keputusan itu diambil setelah mendengar berbagai masukan dan melihat dinamika di masyarakat.

“Saya lihat dinamika masyarakat antusias. Ada aspirasi masyarakat dan saran dari Pak Ketua DPRD (Gede Supriatna), sehingga kembali dilaksanakan,” ujarnya.

Khusus pada lomba gerak jalan 45, pihaknya harus merogoh dana APBD. Sebab hadiah yang disiapkan cukup besar.

Hadiah tersebut berupa uang tunai Rp 50 juta untuk juara pertama, Rp 35 juta untuk juara kedua, dan Rp 25 juta bagi juara ketiga.

Baca Juga: Disdikpora Buleleng Pastikan Tidak Ada Gerak Jalan 45 Tahun Ini

Hanya saja belum ada kepastian soal dana pembinaan. Bila berkaca pada tahun 2022 lalu, setiap regu gerak jalan 45 yang berhasil menyentuh garis finish akan menerima dana pembinaan Rp 2,5 juta.

“Soal dana pembinaan nanti saya koordinasikan dulu dengan panitia. Kalau tidak salah yang ada dana untuk juara lomba saja,” kata Lihadnyana.

Menyusul diselenggarakannya lomba gerak jalan 45, pemerintah meminta agar masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan lomba.

Masyarakat diimbau menjaga keamanan agar tidak ada gesekan. Sebab bila terjadi keributan, praktis lomba gerak jalan bisa ditiadakan pada tahun-tahun berikutnya.

Asal tahu saja, sebelumnya Pemkab Buleleng tidak merencanakan lomba gerak jalan. Apalagi lomba gerak jalan 45.

Belakangan pemerintah merancang lomba gerak jalan 8 kilometer dan lomba gerak jalan 17 kilometer.

Namun rencana itu tetap diprotes, sebab tidak ada lomba gerak jalan 45. Padahal  di Buleleng lomba gerak jalan 45 merupakan lomba yang sangat bergengsi dan paling dinanti. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gerak jalan 45 #Lomba Gerak Jalan #gerak jalan #buleleng