Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tokoh Pariwisata Mang Dauh Bagi-Bagi Sembako, Tegaskan Tidak Ada Kaitan dengan Pilkada Buleleng

Eka Prasetya • Kamis, 1 Agustus 2024 | 00:06 WIB

 

PEDULI LANSIA: Tokoh pariwisata Buleleng, Komang Arya Suyasa alias Mang Dauh (kiri) memberikan bantuan kepada lansia.
PEDULI LANSIA: Tokoh pariwisata Buleleng, Komang Arya Suyasa alias Mang Dauh (kiri) memberikan bantuan kepada lansia.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Tokoh pariwisata di Kabupaten Buleleng, Nyoman Arya Astawa alias Mang Dauh bagi-bagi sembako kepada warga miskin di Kelurahan Kampung Anyar, Buleleng.

Mang Dauh sengaja bagi-bagi sembako di wilayah tersebut, lantaran Kelurahan Kampung Anyar menjadi salah satu kantong kemiskinan di Bali Utara.

Aksi bagi-bagi sembako itu berlangsung di Balai Serbaguna Kelurahan Kampung Anyar, Rabu (31/7/2024).

Mengacu data kemiskinan di Buleleng, hampir sepertiga penduduk di Kelurahan Kampung Anyar masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Bahkan jumlah keluarga miskin di wilayah tersebut cukup signifikan. Mencapai 455 kepala keluarga. Jumlah tersebut tertinggi di Kecamatan Buleleng. 

Baca Juga: Muaythai Buleleng Masuk Desa. Mang Dauh Resmikan Klub Baru di Desa Sepang

Lurah Kampung Anyar, I Gede Riawan Arya mengakui warganya masih memerlukan uluran tangan. Sebab sebagian besar warganya menyandarkan pendapatan sebagai buruh serabutan.

“Ada satu rumah yang dihuni 3 kepala keluarga, meski sekarang pemuda mulai bekerja di kapal pesiar, ada yang sudah bisa beli BTN Subsidi. Tapi untuk saat ini masih ada yang memerlukan uluran tangan, seperti lansia dan disabilitas,” kata Riawan. 

Sementara itu Tokoh Pariwisata Buleleng, Mang Dauh menyebut bantuan tersebut digelontorkan kepada warga yang memerlukan uluran tangan.

“Kalau mau menelisik jauh ke desa-desa banyak yang tempat tinggalnya tidak layak huni, masih banyak yang hidup digaris kemiskinan,” terangnya. 

Baca Juga: Masuk Bursa Bacawabup Buleleng, Mang Dauh: Kalau Alam Berkehendak, Kita Jalani

Pengusaha asal Desa Kaliasem itu meminta agar aksi sosialnya tidak dikaitkan dengan kontestasi politik. Meski dirinya sempat mendaftar sebagai calon Wakil Bupati Buleleng lewat PDI Perjuangan.

“Masalah yang kami temui, banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kami bersama teman-teman di pariwisata berencana menggalang empati untuk membantu pendidikan masyarakat dan keperluan lansia,” katanya.

Mang Dauh mengklaim dirinya akan tetap melakukan aksi sosial, entah itu menjelang Pilkada Buleleng 2024 atau setelah Pilkada Buleleng 2024.

Kalau toh nantinya dia tidak mendapatkan rekomendasi dari induk partai, Mang Dauh mengklaim dirinya akan tetap melakukan aksi sosial dengan caranya sendiri.

“Saya tidak pernah berangan-angan, cukup melakukan aksi nyata sesuai dengan kemampuan saya saja,” demikian Mang Dauh. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sembako #lansia #buleleng #mang dauh