SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng menggencarkan edukasi kepada para pengelola pasar dan pedagang di pasar.
Edukasi itu diharapkan dapat mencegah terjadi kebakaran di pasar tradisional. Kalau toh terjadi kebakaran, pengelola pasar dan pedagang tahu cara penanganan awal.
Kabid Pencegahan Pemadam Kebakaran Buleleng, Hadi Saputra mengatakan, untuk mencegah kebakaran di pasar tradisional pihaknya melakukan pengecekan alat proteksi kebakaran secara berkala.
Diantaranya melakukan pengecekan dan pemeliharaan hydrant. Idealnya hydrant tidak boleh terhalang lapak atau parkir kendaraan.
Selain itu pihaknya juga mengecek ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang ada di areal pasar.
“Kami lakukan edukasi dan simulasi berkala. Itu melibatkan pengelola pasar dan pedagang juga. Jadi mereka tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran,” kata Hadi saat dihubungi pada Minggu (15/9/2024).
Selain itu pihaknya menggencarkan assessment di toko-toko yang ada di sekitar pasar. Khususnya di sekitar Pasar Anyar Singaraja.
Harapannya agar pengelola pasar maupun pemilik toko juga menyediakan alat proteksi kebakaran berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Sebagian besar sudah punya, masih beberapa saja yang belum punya. Kendalanya itu kalau punya APAR, biasanya kadaluarsa. Ini yang kami edukasi, agar bisa dilakukan pengecekan berkala,” demikian Hadi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya