Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cerita Ni Ketut Cita, Staf Satpol PP Buleleng yang Berhasil Raih Emas di PON 2024

Francelino Junior • Rabu, 9 Oktober 2024 | 13:50 WIB
Ni Ketut Cita, staf Satpol PP Buleleng yang ternyata seorang atlet di cabang olahraga atletik. Ia meraih emas di PON 2024.
Ni Ketut Cita, staf Satpol PP Buleleng yang ternyata seorang atlet di cabang olahraga atletik. Ia meraih emas di PON 2024.

SINGARAJAradarbuleleng.id - Ni Ketut Cita ibarat permata tersembunyi yang ada di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng.

Wanita ini ternyata seorang atlet di cabang atletik yang berhasil meraih medali emas nomor estafet putri 4x400 meter di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 kemarin.

PON 2024 yang terlaksana pada tanggal 9-20 September 2024 di Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan rumahnya.

Cita pun menjadi salah satu atlet dari Buleleng yang ikut mewakili Provinsi Bali.

Namun, persiapannya menuju PON XXI itu tidak mudah. Sebab ia sempat mengalami cedera, yang kemudian menjadi hambatan baginya dalam mempersiapkan diri. Fokus yang terus diasahnya, membuat Cita akhirnya lolos seleksi. 

”Ikut sentralisasi di Denpasar, sangat intens, hanya sebulan sebelum PON. Itu sempat membuat saya stres, tapi tetap fokus,” ujar Cita dalam Bincang Komunikasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kominfosanti pada Selasa (8/10).

Tak hanya tantangan fisik, ia juga harus fokus dan seimbang dalam mengatur waktu dalam pekerjaan dan latihan.

Bahkan Satpol PP Buleleng, sebagai lembaga tempatnya mengabdi, sangat mendukungnya dengan memberikan dispensasi, sehingga putri pasangan dari I Ketut Sumatera dan Ni Wayan Widiasih itu dapat fokus mempersiapkan diri.

Kata Cita, tanpa dukungan dan izin dari pimpinan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui kepala Satpol PP Buleleng, tentu ia tidak dapat mencapai titik prestasi olahraga saat ini.

”Ayah saya tidak percaya, kalau anaknya ini bisa menjadi juara. Itu momen yang sangat mengharukan dan membanggakan,” ungkapnya.

Namun penampilannya dalam ajang olahraga dipastikan akan berakhir.

PON 2024 pun menjadi ajang nasional yang dapat diikutinya terakhir kali. Meski begitu, ia masih menargetkan diri untuk ikut dalam Porprov Bali, sekaligus mengharumkan nama Buleleng. Mengingat usianya yang kini sudah 33 tahun.

Diketahui bahwa Cita sudah mengikuti PON sebanyak 4 kali. Yakni PON Riau 2012, PON Jawa Barat 2016, PON Papua 2021, dan PON Aceh-Sumut 2024. Sedangkan untuk Porprov, Cita sudah ikut sejak tahun 2007 dan menjadi langganan peraih emas.

Kini sebagai seorang atlet senior, tentu Cita diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda di Buleleng.

Prestasi yang diraihnya diharapkan dapat memotivasi bibit-bibit muda di Buleleng untuk berjuang di dunia olahraga, utamanya pada cabang atletik.

Ia juga menceritakan bahwa perjuangannya menjadi seorang atlet tidak mudah. Meski sudah tertarik dengan dunia atletik sejak duduk di bangku sekolah dasar, namun banyak tantangan yang diterimanya.

Cita yang kemudian mengikuti berbagai lomba atletik di tingkat sekolah, pada akhirnya bertemu dengan pelatih yang mau serius menggemblengnya.

Hal ini pun menjadi pelajaran penting bagi generasi muda, agar tidak takut dalam mencoba yang diiringi dengan niat yang kuat.

”Harapan saya, fasilitas latihan di Buleleng dapat ditingkatkan, terutama lintasan lari yang sesuai standar nasional,” pungkas wanita kelahiran 31 Desember 1991 itu.***

Editor : Donny Tabelak
#satpol pp buleleng #PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara #atlet peraih emas #atlet atletik