SINGARAJA, radarbuleleng.id- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng meluncurkan inovasi Administrasi Kependudukan di Fasilitasi Desa dan Kelurahan, Terintegrasi, Tuntas Sejam dan Gratis atau Aku Fantastis.
Tujuannya, agar masyarakat Buleleng dapat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan layanan kependudukan.
Peluncuran ini dilakukan pada Senin (11/11) pagi di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja oleh Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana bersama Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa dan Kepala Disdukcapil Buleleng, Made Juartawan.
Inovasi Aku Fantastis ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan digitalisasi, yang menuntut pelayanan agar lebih cepat dan efisien bagi masyarakat Buleleng. Apalagi wilayah Kabupaten Buleleng memang sangat luas.
Meski layanan kependudukan sudah bisa dilakukan di desa dan kelurahan, namun seringkali muncul keluhan dari masyarakat mengenai layanan kependudukan yang terkesan lambat, bahkan ada pungutan liarnya.
Adapun inovasi yang terdapat dalam layanan Aku Fantastis adalah Aku Online-NG, Ikhlas (Tim Khusus Layanan untuk Orang Sakit dan Disabilitas), Yan IKD Rawuh (Pelayanan Identitas Kependudukan Digital di Tempat Keramaian atau Warga yang punya Hajatan), Dukcapil go to School, dan Prodak (Profil Data Kependudukan).
Berdasarkan data dari Disdukcapil Buleleng, sejak tahun 2022 dengan jumlah penduduk 827.981 sebanyak 272.645 dokumen kependudukan yang berhasil diterbitkan.
Kemudian pada tahun 2023, dari jumlah 826.740 sebanyak 276.807 dokumen telah diterbitkan.
Sedangkan untuk tahun 2024 hingga bulan Oktober, tercatat sebanyak 75.425 permohonan pelayanan administrasi kependudukan yang masuk ke Disdukcapil Buleleng.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 60.894 pelayanan sudah berhasil diselesaikan.
”Jadi inovasi ini untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat Buleleng dalam mencari pelayanan kependudukan. Bahkan masyarakat Buleleng yang berada di luar daerah pun dapat memanfaatkan inovasi ini. Sehingga lebih hemat waktu dan biaya,” ujar Juartawan.
Sementara itu, Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menyebutkan, kalau indeks kepuasan masyarakat pada Disdukcapil Buleleng selalu meningkat.
Tahun 2022 Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) 88,89, kemudian tahun 2023 nilai SKM 89,09, dan tahun 2024 nilai SKM di angka 89,16 dengan kategori sangat baik.
Inovasi Aku Fantastis, kata Lihadnyana, memiliki sebuah keunggulan yang tentu memudahkan masyarakat Buleleng.
Yaitu sudah terintegrasi dengan layanan Tanda Tangan Elektronik (TTE), sehingga memudahkan masyarakat Buleleng di luar daerah, untuk memperoleh layanan administrasi kependudukan tanpa harus kembali ke Bali utara.
Harapannya, tentu inovasi ini dapat memotong jalur birokrasi yang ribet.
Sehingga masyarakat dapat lebih termotivasi dalam memiliki dokumentasi kependudukan yang lengkap dan sah.
”Tolong ini diinformasikan sampai tingkat bawah, kalau perlu di setiap kantor desa ada. Masyarakat Buleleng yang di luar daerah juga wajib tahu. Sehingga layanan dapat terlaksana maksimal,” ujar Lihadnyana.***
Editor : Donny Tabelak