Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Antisipasi Bencana dan Gangguan Keamanan saat Nataru, Ini yang Dilakukan Pemkab Buleleng

Francelino Junior • Rabu, 18 Desember 2024 | 20:05 WIB
Rapat persiapan dan antisipasi bencana saat Nataru di Kabupaten Buleleng. Rencananya akan ditempatkan sejumlah alat berat dan posko di tiap kecamatan.
Rapat persiapan dan antisipasi bencana saat Nataru di Kabupaten Buleleng. Rencananya akan ditempatkan sejumlah alat berat dan posko di tiap kecamatan.

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Situasi cuaca yang belakangan tidak menentu, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan persiapan dan langkah-langkah antisipasi.

Apalagi akhir tahun identik dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu antisipasinya adalah dengan menyiapkan posko dan alat berat.

Persiapan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/6464 SJ tentang peningkatan kesiapsiagaan daerah dalam menyambut Nataru.

Memang fokusnya adalah mengantisipasi tantangan yang meliputi stabilitas harga kebutuhan pokok, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta potensi gangguan keamanan dan bencana alam.

Langkah antisipasi ini dirapatkan bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng, pada Selasa (17/12) pagi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengatakan, perayaan Nataru tiap tahun memang sama, tetapi perlu diatensi sebab kali ini bertepatan dengan puncak musim hujan.

Sehingga kali ini, yang perlu ditekankan adalah kesiapan penanggulangan bencana, apabila terjadi peristiwa alam di wilayah Bali utara. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, hingga Dinas Lingkungan Hidup diminta menyiapkan alat-alat sedini mungkin. Bahkan Dinas Kesehatan juga diminta melakukan patroli kesehatan.

”Yang berkaitan dengan mitigasi, sudah kami siapkan dengan sedini mungkin. Sehingga alat berat kami tempatkan di titik-titik yang dianggap rawan. Kami juga rencananya siapkan posko di tiap kecamatan, yang ada call center-nya,” ujar Lihadnyana.

Posko yang ada di tiap kecamatan itu, nantinya berfungsi tidak untuk penanganan bencana saja, namun juga bertindak apabila saat malam pergantian tahun terjadi keributan. Petugas dalam posko itu juga akan melakukan patroli di wilayah masing-masing.

Bahkan Lihadnyana berkelakar, bila ia juga akan turun langsung melakukan pemantauan saat malam pergantian tahun, ke tiap-tiap kecamatan untuk meminimalisir terjadinya gangguan ketertiban masyarakat.

”Sudah disiapkan juga pola sistem yang akan dilakukan saat pelaksanaan Nataru. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Buleleng, untuk menjaga kondusifitas dan saling menghormati. Terutama saat perayaan Natal,” lanjut Pj Bupati Buleleng.

Selain antisipasi bencana, pemerintah juga menjadikan lonjakan permintaan komoditas pangan saat pergantian tahun, sebagai perhatian khusus. Bahkan meminta dinas terkait untuk selalu memeriksa stok pangan dan harganya di pasaran.

Guna mengantisipasi gesekan hingga menyebabkan kekacauan, Satpol PP, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, UKM; hingga Polres Buleleng akan diinstruksikan melakukan sweeping miras di wilayah Buleleng.***

Editor : Donny Tabelak
#mendagri #pemkab buleleng #gangguan keamanan #bencana #natal dan tahun baru