SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Gede Supriatna mengaku masih beradaptasi dengan lingkungan barunya di Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Ini dilakukan untuk menyamakan persepsi, terkait dengan program 100 hari kerja bupati dan wabup Buleleng.
Dari pantauan, suasana di Kantor Bupati Buleleng tampak lengang, hanya ada beberapa staf dan protokol yang berjaga di depan.
Begitu juga tampak mobil DK 2 U yang menjadi kendaraan dinas Wabup Supriatna, terparkir di depan Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.
”Hari pertama masuk kantor, melaksanakan tugas sebagai wakil bupati, langsung koordinasi dengan pejabat di lingkup Sekretariat Daerah (Setda). Iya adaptasi dulu, pengenalan lebih jauh,” ujarnya ditemui pada Senin (24/2) siang.
Pasca pelantikannya bersama Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2), Supriatna yang kembali lebih dulu ke Buleleng sudah melakukan sejumlah kegiatan.
Mulai bertemu perbekel se-Kecamatan Tejakula pada Minggu (23/2) yang dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di Pura Padma Bhuana Kantor Bupati Buleleng dan Tugu Singa Ambara Raja.
Lalu pada Senin (24/2), Supriatna melakukan rapat koordinasi dengan pejabat di lingkup Setda Buleleng, mulai dari asisten, staf ahli, hingga kepala bagian.
Dilanjutkan dengan rapat bersama BPKPD Buleleng, Bagian Hukum Setda Buleleng, RSUD Buleleng, dan Perumda Pasar Argha Nayottama. Terakhir, rapat bersama dengan Dinas Kebudayaan Buleleng.
”Kami sampaikan dan koordinasi mengenai pelaksanaan program 100 hari kedepan, kerja pertama bupati dan wabup setelah dilantik,” lanjut Wakil Bupati Buleleng ke-4 itu.
Disinggung mengenai efisiensi, ia bersama Bupati Sutjidra belum membedah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai efisiensi belanja APBN dan APBD.
Namun karena hal instruksi itu menyangkut APBD secara umum, tentu saja Pemerintah Kabupaten Buleleng mengikuti arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Wabup Buleleng itu menegaskan efisiensi pasti dilakukan. Untuk itu juga, pihaknya sudah meminta Sekretaris Daerah Buleleng bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar menyiapkan segala yang diperlukan maupun diatur.
”Kalau saat ini pak bupati (I Nyoman Sutjidra), masih di Magelang, tunggu instruksi dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait retreat,” jawabnya.***
Editor : Donny Tabelak