SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) bersama dengan sejumlah perusahaan yang bersepakat menyalurkan kontribusi positifnya ke Buleleng.
Forum ini dibentuk dalam rapat yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, pada Selasa (18/3).
Tujuannya, agar ada aksi gotong-royong antara Pemkab Buleleng dengan perusahaan-perusahaan yang berdiri di wilayah Kabupaten Buleleng, dalam memaksimalkan program pembangunan.
Pembentukan forum ini disebut sebagai tindak lanjut komitmen bersama, atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Kabupaten Buleleng.
”Nanti dengan Forum TJSL, akan bergerak bersama membangun Buleleng. Ada tujuh bidang yang menjadi fokus penyaluran CSR, dari masing-masing perusahaan,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng, Ni Made Rousmini pada Kamis (20/3) siang.
Berdasarkan laporan penyaluran CSR 2024, Rousmini yang juga Ketua Tim Fasilitasi TJSL menyampaikan, berbagai jenis CSR perusahaan-perusahaan di Buleleng, tercatat sebesar Rp 2.183.351.001.
Untuk 2025, pihaknya akan menyalurkan CSR ke tujuh bidang yakni kesehatan, pendidikan, olahraga, sosial dan keagamaan, perekonomian rakyat, lingkungan, serta infrastruktur.
Nantinya berkaitan dengan tujuh bidang itu, semuanya akan bermuara pada program pemberdayaan masyarakat, kemitraan dan bina lingkungan, sumbangan dan donasi, serta promosi.
”Nanti akan dilakukan kajian-kajian terkait penyaluran CSR-nya. Sehingga benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak