Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Seminggu Tentara Manunggal Membangun Desa, Bocah Datangi Posko hingga Genjot Proyek Fisik

Francelino Junior • Rabu, 14 Mei 2025 | 16:05 WIB

 

TMMD ke-124 di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sudah berlangsung selama satu minggu. Beragam peristiwa telah terjadi.
TMMD ke-124 di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sudah berlangsung selama satu minggu. Beragam peristiwa telah terjadi.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sudah seminggu berlangsung.

Mulai dari bocah 11 tahun yang datang berobat, hingga proyek fisik yang digenjot agar cepat selesai. 

Peristiwa menarik terjadi pada Selasa (13/5), ketika proses pengerjaan proyek berlangsung, seorang anak kecil datang ke posko TMMD ke-124.

Diketahui ia bernama Luh Gina Adelia, bocah perempuan berusia 11 tahun yang datang seorang diri ke posko, untuk memeriksakan kesehatannya.

”Ia mengaku sudah sakit demam, pilek, dan pusing selama dua hari. Karena keberaniannya, tim kesehatan dari RST Singaraja melakukan kesehatan medis,” ujar Komandan Kodim 1609/Buleleng yang juga Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Kav Angga Nurdyana. 

Tentara salut dengan keberanian Gina, yang dianggap tidak takut dengan aparat berbadan tegap.

Anak kecil itu kemudian diberi obat-obatan, agar sakitnya cepat sembuh. Meski tampak lemah, namun semangatnya untuk sembuh terlihat dari raut wajahnya. 

Peristiwa ini menjadi motivasi, untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Letkol Angga menyampaikan, keberadaan Satgas TMMD ke-124 tak hanya membantu pembangunan fisik di desa, tapi juga menghadirkan manfaat langsung di bidang kesehatan, terutama bagi masyarakat kecil di pelosok. 

Untuk saat ini, betonisasi jalan di Desa Depeha terus digenjot. Proyek pembangunan infrastruktur ini menargetkan pengecoran jalan sepanjang 1.255 meter dengan lebar empat meter dari total lebar jalan enam meter.

”Saat ini sudah sepuluh persen progresnya, tantangannya cuaca yang kurang bersahabat dengan intensitas hujan yang tidak menentu. Namun tetap digenjot, karena ini untuk akses jalan masyarakat,” sambung Dansatgas TMMD ke-124. 

Selain itu, proyek pembangunan senderan di Banjar Dinas Seganti, Desa Depeha, juga sudah mencapai 21 persen.

Sasaran fisik TMMD ini, volume pekerjaan mencapai 785 meter kubik, yang terdapat empat titik lokasi pengerjaan, total panjang senderan mencapai 307 meter.

Senderan yang dibangun ini sangat penting untuk memperkuat struktur tanah, di kawasan perbukitan dan mencegah potensi longsor, utamanya saat musim hujan tiba.

Pengerjaan juga dilakukan dengan gotong royong, sekaligus memperkuat kebersamaan. 

”Masyarakat khawatir kalau hujan deras, berdampak longsor. Dengan senderan ini, semoga lebih aman dan jalan bisa tetap dilewati,” tandas Letkol Angga.***

Editor : Donny Tabelak
#kubutambahan #gotong royong #Tentara Manunggal Membangun Desa