Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Calon Jemaah Haji Buleleng Siap Berangkat ke Tanah Suci, Kemenag Ingatkan Jaga Fisik 

Francelino Junior • Senin, 19 Mei 2025 | 21:06 WIB

 

Pemberian materi oleh PHU Kemenag Buleleng berkaitan dengan ibadah haji. Harapannya, CJH Buleleng dapat melaksanakan secara mandiri, juga tahu informasi pentingnya.
Pemberian materi oleh PHU Kemenag Buleleng berkaitan dengan ibadah haji. Harapannya, CJH Buleleng dapat melaksanakan secara mandiri, juga tahu informasi pentingnya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Suasana haru dan antusiasme mulai terasa di Buleleng menjelang keberangkatan 92 Calon Jamaah Haji (CJH) menuju Tanah Suci, Mekkah. Rombongan akan bertolak pada Rabu, 21 Mei 2025. 

Saat ini, para jamaah tengah bersiap secara fisik dan mental, sementara pihak Kementerian Agama terus mematangkan persiapan administratif.

Dari total 92 orang CJH, sebanyak 85 orang merupakan warga asli Buleleng, sedangkan tujuh lainnya merupakan jamaah mutasi dari luar Bali. 

Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Agama Buleleng, Agus Annurrachman mengatakan, persiapan keberangkatan sudah mencapai 95 persen. 

"Kami terus ingatkan agar jamaah menjaga kondisi tubuh. Biasanya menjelang keberangkatan, rumah jamaah ramai dikunjungi tamu," ujarnya.

Salah satu dokumen penting, yaitu Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA). Kemenag memilih mengamankan SPMA, untuk mencegah risiko tercecer atau hilang. 

"SPMA akan kami serahkan langsung ke panitia saat jamaah masuk asrama," jelas Agus.

Seluruh tahapan persiapan teknis telah dilalui jamaah, mulai dari manasik haji yang digelar pada 19–21 April lalu hingga vaksinasi polio dan meningitis yang menjadi syarat wajib sebelum berangkat ke Mekkah.

Agus juga mengingatkan para jamaah agar tidak membawa barang-barang yang tidak diperlukan, seperti pemanas air atau magic jar, karena fasilitas tersebut telah disediakan di hotel. Himbauan ini disampaikan baik saat manasik maupun melalui grup WhatsApp.

“Jamaah juga sudah diberi penjelasan soal pembagian barang bawaan berdasarkan jenis tas: tas paspor, tas jinjing, dan koper,” tambahnya.

Para ketua regu pun sudah dibekali pelatihan khusus untuk membantu anggota kelompok mereka saat menghadapi kendala selama ibadah di tanah suci.

Tahun ini, pelaksanaan haji bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, menjadikannya sebagai haji akbar. Meski tidak ada doa khusus yang diberikan, Agus menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah, terutama saat di Arafah. 

“Ibadah haji ini momen langka, bisa jadi hanya sekali seumur hidup. Kami selalu tekankan agar dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#haji #tanah suci #umrah #mekkah #jamaah #kementerian agama #buleleng