Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gandeng BNN dan Akademisi, Pemkab Buleleng Minta Keluarga Ikut  Cegah Narkoba

Eka Prasetya • Kamis, 12 Juni 2025 | 01:11 WIB

 

SOSIALISASI NARKOBA: Sosialisasi narkoba dengan mengedepankan keterlibatan keluarga.
SOSIALISASI NARKOBA: Sosialisasi narkoba dengan mengedepankan keterlibatan keluarga.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN).

Sosialisasi itu berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng pada Rabu (11/6/2025). Agenda itu mengusung tema “Ketahanan Keluarga untuk Buleleng Bersih Narkoba”.

Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono mengatakan, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk generasi muda yang kuat dan terbebas dari pengaruh negatif narkoba. 

“Ketahanan keluarga adalah benteng utama dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika. Edukasi dan pengawasan harus dimulai dari rumah,” ujarnya.

Menurutnya, Proklamator Bung Karno selalu menekankan pentingnya karakter dan moral, harus diwujudkan dalam konteks kekinian melalui upaya bersama memberantas narkoba. 

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan yang bersih narkoba di Kabupaten Buleleng,” kata Aryandono.

Baca Juga: Pembunuhan Tahanan di Toilet Rutan Polresta Denpasar Oleh Puluhan Tahanan Narkoba, Propam Polda Bali Buka Suara

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Buleleng, Komang Yuda Murdianto juga membenarkan jika keluarga dan perempuan punya peran strategis dalam pencegahan narkoba.

Menurutnya, pendekatan berbasis keluarga dinilai paling efektif. Mengingat perempuan—terutama para ibu—memegang peran penting dalam membentuk ketahanan moral anak.

Yuda menyebut tren penyalahgunaan narkotika kian mengkhawatirkan, khususnya di kalangan remaja dan perempuan. 

“Modus peredaran narkoba semakin canggih, bahkan disamarkan dalam makanan dan minuman kemasan. Karena itu, edukasi berbasis keluarga menjadi sangat penting,” ungkapnya.

BNN juga terus mendorong implementasi program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) serta kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai garda depan melawan narkoba.

Sementara itu, akademisi sekaligus psikolog, Nice Maylani Asril menekankan pentingnya pendidikan anti narkoba dalam lingkungan keluarga. 

Ia menyebut bahwa ketahanan diri anak akan muncul lewat pengasuhan yang sehat, komunikasi efektif, dan keteladanan orang tua. Ketiga hal itu kunci pencegahan sejak dini.

“Peran keluarga tidak hanya dalam pengawasan, tetapi juga menciptakan pola komunikasi terbuka, edukatif, dan mendukung,” demikian Nice. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#P4GN #keluarga #narkotika #pemkab buleleng #bnn #narkoba #Kantor Bupati #buleleng #kesbangpol #sosialisasi