Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jumlah Penduduk Buleleng Terus Bertambah. Tapi Ada Sekolah Kekurangan Siswa

Eka Prasetya • Minggu, 27 Juli 2025 | 23:10 WIB

 

KELAHIRAN BARU: Bayi baru lahir di rumah sakit. Jumlah penduduk di Buleleng terus bertambah, didominasi kelahiran baru.
KELAHIRAN BARU: Bayi baru lahir di rumah sakit. Jumlah penduduk di Buleleng terus bertambah, didominasi kelahiran baru.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Jumlah penduduk di Kabupaten Buleleng rupanya terus bertambah dari tahun ke tahun. Namun anehnya ada sekolah di Buleleng yang kekurangan siswa.

Berkaca dari data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng, hingga bulan Juni 2025, tercatat ada 830.873 orang penduduk di seluruh Buleleng.

Angka itu menunjukkan ada pertambahan 2.717 jiwa dalam kurun waktu 6 bulan. Mengingat pada Desember 2024, jumlah penduduk di Buleleng sebanyak 828.156 orang.

Kepala Disdukcapil Buleleng, Made Juartawan mengatakan, dalam 6 bulan belakangan ada lebih dari 6.000 kelahiran.

Namun ada pula sekitar 3.000-an penduduk yang meninggal dunia. Selain itu ada ratusan yang memilih pindah domisili keluar Buleleng, bahkan keluar Bali.

“Kalau dilihat angka riil, dari 6.000-an kelahiran, dikurangi penduduk yang meninggal dan pindah keluar Buleleng, memang ada pertambahan 2.700 jiwa,” ujarnya.

Melihat angka statistik jumlah penduduk di Buleleng, dari tahun ke tahun memang selalu terjadi peningkatan. Berkurangnya jumlah penduduk hanya terjadi pada tahun 2023 lalu.

Jika dilihat lebih jauh, pada tahun 2018 jumlah penduduk Buleleng tercatat sebanyak 818.289 jiwa. Sedangkan pada tahun 2024, jumlah penduduk naik menjadi 828.156 orang. Artinya dalam kurun waktu 6 tahun ada pertumbuhan penduduk sebanyak 9.867 jiwa.

Khusus terkait sekolah-sekolah yang minim siswa, Juartawan mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng masih mempelajari fenomena tersebut.

Ia menduga ada perubahan persebaran penduduk. Seperti penduduk yang tinggal di desa memilih merantau ke kota, hingga ke luar daerah. Ditambah lagi, masih banyak fenomena penduduk yang hanya ber-KTP di Buleleng.

“Misalnya yang dari desa, lebih banyak merantau ke kota, atau bahkan ke luar daerah. KTP-nya saja di Buleleng, tapi kerjanya di Denpasar atau Badung. Ini masih perlu kami petakan lagi,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #pindah #domisili #meninggal dunia #kelahiran #Merantau #disdukcapil #pendidikan #sekolah #Disdikpora #buleleng #siswa #penduduk