Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Menarik, Lomba Programming Jadi Wadah Generasi Muda

Francelino Junior • Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Pengawasan seleksi lomba programming dalam rangka HUT ke-80 RI dan Buleleng Digital Expo (BDE). Kegiatan perdana ini, menjadi wadah dan jaring talenta IT generasi Buleleng.
Pengawasan seleksi lomba programming dalam rangka HUT ke-80 RI dan Buleleng Digital Expo (BDE). Kegiatan perdana ini, menjadi wadah dan jaring talenta IT generasi Buleleng.

Radarbuleleng.jawapos.com- Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) dan Buleleng Digital Expo (BDE), Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menggelar Buleleng Programming Competition atau lomba programming.

Ajang ini baru pertama kali diadakan, selain sebagai wadah, juga untuk menjaring bakat-bakat teknologi di generasi muda.

Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan mengatakan, lomba dengan tema The Mask History of Buleleng, berlangsung dalam dua tahapan.

Seleksi pertama dilakukan pada Selasa (12/8) secara daring yang diawasi Zoom. Peserta menjawab 100 soal pilihan ganda meliputi matematika, pengetahuan informatika, keterampilan coding dan tidak berupa aplikasi.

”Ada 49 peserta SMA/SMK se-Buleleng yang ikut. Nanti dicari sepuluh besar, kemudian dilombakan secara langsung di Buleleng Command Center pada Selasa (19/8),” ujarnya.

Lomba ini digelar memang bertujuan untuk memberikan ruang bagi generasi saat ini, apalagi gandrung terhadap teknologi.

Harapannya adalah menggali potensi generasi muda Buleleng, sehingga menciptakan programmer handal.

SMA/SMK menjadi sasaran, karena pertimbangan mereka menapaki jejak kehidupan selanjutnya. Baik itu lanjut kuliah atau langsung bekerja.

Pemenang lomba ini akan dapat tropi, piagam, serta uang pembinaan dengan rincian, juara I sebanyak Rp3 juta, juara II Rp2 juta, dan juara III Rp1,5 juta.

Kemudian juara harapan I sebesar Rp1,25 juta; harapan II Rp1 juta, dan harapan III Rp750 ribu.

”Yang menang dapat sertifikat ditandatangani bupati Buleleng, sebagai bentuk legitimasi bahwa anak-anak ini berbakat di bidang programming. Kedepan bisa dipakai untuk lamar ke pendidikan lebih tinggi atau cari pekerjaan,” tegas Suwarmawan.

Lomba ini melibatkan tiga juri dari Fakultas Teknik dan Kejuruan, Undiksha. Dijelaskan singkat, pada babak final nanti, peserta akan mengerjakan lima soal coding berbasis permasalahan nyata. Ini terinspirasi dari soal Olimpiade Komputer Nasional. 

Mereka diberi waktu tiga jam untuk menyelesaikan tantangan, dengan penilaian berdasarkan kecepatan dan ketepatan. Skor peserta akan ditampilkan langsung di layar.

”Dengan adanya kurikulum yang mulai mengarah ke coding dan kecerdasan buatan, kami ingin bakat-bakat muda Buleleng bisa berkembang sejak dini,” harap I Made Dendi Maysanjaya, salah satu juri.***

Editor : Donny Tabelak
#HUT ke 80 Kemerdekaan RI #generasi muda #undiksha #Programming