SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Seorang warga di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, mendapat bantuan rumah layak huni dari Pemprov Bali.
Bantuan tersebut menyasar keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan dinilai tinggal di rumah yang tidak layak huni.
Penerima itu adalah I Made Budiasa, buruh serabutan asal Desa Menyali, Kecamatan Sawan.
Selama ini ia menempati rumah semi permanen berbahan seng dan bambu yang jauh dari kata layak.
Melalui program kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali, Budiasa menerima bantuan pembangunan rumah senilai puluhan juta rupiah beserta paket sembako.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, bersama Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Prof. I Gede Arya Sugiartha yang mewakili Pemprov Bali.
Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas ASN Pemprov Bali kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Para ASN menyisihkan penghasilan mereka. Selanjutnya uang yang terkumpul digunakan untuk bedah rumah warga miskin.
“Kami memilih penerima bantuan berdasarkan data resmi DTKS yang disesuaikan dengan desil kemiskinan. Harapannya, program ini bukan hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga memulihkan martabat dan semangat hidup penerimanya,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov Bali berkomitmen melanjutkan program ini secara berkelanjutan agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya.
“Setiap rumah yang dibangun adalah simbol kepedulian dan gotong royong. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Bali, termasuk di Buleleng, yang hidup di rumah yang tidak layak,” tegas Dewa Indra.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya