Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. Pekerja Migran Asal Buleleng Meninggal di Turki. Relawan Galang Donasi

Eka Prasetya • Rabu, 17 September 2025 | 00:41 WIB

 

PEMULANGAN: Proses pemulangan jenazah pekerja migran asal Buleleng yang dilaporkan meninggal di Turki.
PEMULANGAN: Proses pemulangan jenazah pekerja migran asal Buleleng yang dilaporkan meninggal di Turki.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabar duka datang dari keluarga pekerja migran asal Buleleng yang tengah mengadu nasib di luar negeri.

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, dilaporkan meninggal dunia di Turki.

Mendiang diketahui bernama Komang Sasa Dwi Lestari. Ia diketahui tinggal di Banjar Dinas Sila Gading, Desa Sambirenteng.

Jenazahnya telah dipulangkan ke tanah air. Rencananya jenazah akan sampai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pada Selasa (16/9/2025) pukul 19.15 WITA menggunakan pesawat Turkish Airlines TK66 dari Istanbul.

Berdasarkan laporan resmi, mendiang bekerja sebagai spa therapist di Turki. Ia meninggal dunia karena sakit. 

Hasil penelusuran melalui sistem SISKOP2MI menunjukkan namanya tidak terdata sebagai pekerja migran. 

Sehingga pemerintah masih menelusuri statusnya, apakah sebagai pekerja migran yang berangkat melalui agen resmi atau melalui mekanisme non prosedural.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran (BP3MI) Wilayah Bali telah mengonfirmasi kabar duka tersebut. 

Jenazah almarhumah sebelumnya sudah menjalani proses otopsi di Turki, sebelum difasilitasi KJRI untuk pemulangan ke Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, Wayan Suarjana membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan proses penjemputan jenazah di bandara.

“Dari Disnaker sudah melakukan penjemputan, nanti ada berita acara serah terima. Pihak keluarga juga sudah menyiapkan ambulans di Denpasar,” jelas Suarjana.

Ia menambahkan, meski korban berstatus pekerja migran, namanya tidak tercatat dalam sistem. 

“Kemungkinan dia berangkat secara mandiri, bertemu keluarga di sana, lalu diberikan pekerjaan,” katanya. 

Suarjana menjelaskan, jenazah mendiang berhasil dipulangkan setelah pihak pekerja migran menggalang donasi. 

Keluarga juga merogoh sejumlah biaya lain, sehingga jenazah mendiang bisa dipulangkan untuk menjalani prosesi upacara secara Hindu. 

Terkait status pekerja migran tersebut, Suarjana menyatakan pemerintah akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Karena belum terdaftar, ini yang sedang kami telusuri,” demikian Suarjana. 

Disnaker menghimbau masyarakat Buleleng yang hendak bekerja ke luar negeri sebaiknya menempuh jalur resmi dan prosedural.

Sehingga ketika mengalami kecelakaan di luar negeri, mereka berhak atas asuransi. 

Apabila meninggal, proses pemulangan jenazah juga menjadi tanggungan agen penyalur tenaga kerja. Sehingga bisa meringankan beban keluarga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #disnaker #penjemputan #luar negeri #BP3MI #kjri #istanbul #bandara #ngurah rai #pekerja migran #pekerja migran indonesia #turki #Sambirenteng #pmi #buleleng #tenaga kerja #turkish airlines #duka