SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ramai isu soal perubahan waktu pelaksanaan Nyepi turut dibicarakan para pemimpin umat di Buleleng.
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng menegaskan pelaksanaan Hari Suci Nyepi tidak mengalami perubahan dan tetap dilaksanakan sehari setelah tilem kesanga.
Sikap tegas ini diambil usai pertemuan PHDI kecamatan se-Buleleng yang digelar di Sekretariat PHDI Buleleng, Kamis (8/1/2026) siang.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas wacana pergeseran waktu pelaksanaan Nyepi yang belakangan ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.
Isu tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan, termasuk di kalangan umat Hindu di Buleleng.
Sebelumnya, PHDI Buleleng telah mengeluarkan keputusan sementara pada Senin (5/1/2026) yang secara tegas menolak wacana perubahan tersebut.
Keputusan itu kemudian disepakati secara bulat oleh seluruh PHDI kecamatan, sehingga ditetapkan sebagai keputusan final.
Dengan demikian, tawur agung kesanga tetap dilaksanakan saat tilem kesanga, dan Hari Suci Nyepi jatuh sehari setelahnya.
Ketua PHDI Buleleng, I Gde Made Metera menegaskan, ketetapan tersebut bukan keputusan yang diambil secara mendadak, melainkan telah melalui kajian panjang para tetua umat Hindu sejak lama.
“Karena ketetapan itu sudah berdasarkan kajian dulu oleh para tetua dulu. Itulah dijadikan ketetapan, yang sudah berlangsung sampai dengan Hari Suci Nyepi 2025 lalu,” ujarnya.
Selain pertimbangan akademis dan spiritual, PHDI Buleleng menilai perubahan waktu pelaksanaan Nyepi berpotensi mengganggu kesinambungan tradisi ritual umat Hindu.
Pasalnya, Hari Suci Nyepi telah terintegrasi dengan sistem penanggalan Bali, termasuk rangkaian upacara tawur agung kesanga hingga pelaksanaan catur brata penyepian.
Metera menambahkan, PHDI Buleleng meminta seluruh pihak untuk tetap berpegang pada Keputusan Tahun 1981 yang merupakan kesepakatan para tetua dan lembaga resmi umat Hindu.
Ia juga mengimbau umat Hindu di Buleleng agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang.
“Mari tetap menjaga kesucian dan konsistensi pelaksanaan Hari Suci Nyepi, sesuai dengan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan selama ini,” pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya