SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Momentum Hari Valentine yang jatuh pada Sabtu (14/2/2026) dimaknai berbeda oleh komunitas Anak Kolonk Militan (AKM) di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.
Alih-alih merayakan dengan cara biasa, mereka memilih berbagi kasih lewat pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 100 paket sembako dibagikan dalam aksi sosial tersebut. Rinciannya, 50 paket disalurkan kepada warga lanjut usia di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan 50 paket lainnya diberikan kepada para warakawuri atau janda TNI-Polri.
Koordinator Anak Kolonk Militan Singaraja, Paskalis Didik Bria mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar bertepatan dengan Hari Valentine sebagai simbol kepedulian dan kasih sayang.
“Momennya bersamaan dengan Hari Valentine, jadi sekalian berbagi kasih supaya lebih nyambung,” ujarnya.
Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, telur, minyak goreng, gula, hingga teh.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para penerima, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Aksi sosial ini juga menjadi bagian dari upaya komunitas untuk mengubah stigma negatif yang selama ini kerap melekat pada sebutan “Anak Kolong”, yang identik dengan citra nakal.
Menurut Paskalis, komunitas yang merupakan wadah putra-putri TNI-Polri itu kini ingin dikenal melalui kegiatan positif dan aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Mungkin dulu image anak kolong itu nakal. Tapi sekarang sudah tidak seperti itu lagi. Kami lebih mengedepankan kegiatan sosial semampu kami,” tegasnya.
Melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang rutin digelar di Singaraja, mereka berharap perlahan stigma lama dapat terkikis, digantikan dengan citra sebagai komunitas yang peduli dan aktif berkontribusi bagi lingkungan sekitar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya