SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (3/3/2026) malam, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di dua lokasi berbeda. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 20.55 WITA di Jalan Pulau Komodo, Lingkungan Tengah, Kelurahan Banyuning. Sebuah pohon santen berdiameter kurang lebih 60 sentimeter tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras.
Pohon tersebut sempat menimpa beberapa kabel Telkom dan berpotensi roboh ke badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buleleng bersama Pusdalops BPBD Buleleng, langsung turun ke lokasi melakukan penanganan. Proses evakuasi dimulai pukul 21.20 WITA dan rampung sekitar pukul 23.11 WITA.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama tumbangnya pohon tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material. Sudah selesai ditangani dan arus lalu lintas kembali normal,” jelasnya.
Selain di Banyuning, pohon tumbang juga terjadi di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, pada malam yang sama.
Pohon santen dan pohon tanjung berdiameter sekitar 50 sentimeter dilaporkan menutupi akses jalan serta menimpa garasi milik warga atas nama Ketut Aning dan kabel PLN.
TRC BPBD Buleleng melakukan penanganan selama kurang lebih dua jam hingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan.
Namun, masih terdapat sisa pohon yang menimpa bagian garasi karena keterbatasan penerangan di lokasi.
Petugas telah berkoordinasi dengan perbekel setempat untuk melanjutkan penanganan sisa material pohon pada keesokan harinya.
Dalam dua kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa, orang hilang, maupun kebutuhan mendesak lainnya. Kerusakan dan bantuan logistik juga dilaporkan nihil.
Selain itu BPBD Buleleng juga membantu personel Polsek Kota Singaraja yang menangani pohon tumbang di Desa Sari Mekar.
Kalaksa BPBD Buleleng Gede Suyasa mengatakan, hingga Rabu (4/3/2026) pagi pihaknya baru menerima tiga laporan terkait peristiwa pohon tumbang.
“Mudah-mudahan tidak bertambah. Apalagi semalam curah hujan cukup ekstrem dan anginnya kencang,” kata Suyasa.
BPBD Buleleng mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu pohon tumbang maupun bencana lainnya, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya