Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Semarakkan HUT Kota Singaraja, Ratusan Bonsai Dipamerkan

Eka Prasetya • Kamis, 5 Maret 2026 | 12:55 WIB

 

PAMERAN BONSAI: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (tengah) saat menghadiri pameran bonsai di RTH Bung Karno.
PAMERAN BONSAI: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (tengah) saat menghadiri pameran bonsai di RTH Bung Karno.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pameran dan Kontes skala nasional, Kalpataru Bonsai Buleleng 2026 kembali digelar.

Lomba yang digelar serangkaian peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja itu. Digelar sejak 28 Februari hingga Minggu (8/3/2026) mendatang di RTH Taman Bung Karno, Singaraja. 

Kompetisi bergengsi ini menghadirkan 518 buah bonsai unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sudjitdira mengatakan, kontes bonsai bukan sekadar ajang pamer hobi, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus sarana meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Buleleng.

"Kami berikan ruang dan wadah bagi para seniman dan penghobi bonsai dari berbagai daerah untuk menampilkan karya terbaiknya sekaligus memperkuat citra Buleleng sebagai salah satu pusat perkembangan seni bonsai di Indonesia, dan Bali pada khususnya," ujarnya.

Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), I Ketut Yoga Saputra, melaporkan ratusan bonsai yang dikonteskan terdiri dari berbagai jenis unggulan, seperti ficus atau beringin, asoka, sianci, saeng simbur, serut, sisir, kaliaga, sancang, serta sejumlah spesies lainnya.

Penilaian dilakukan dewan juri profesional dengan sejumlah kategori bergengsi, yakni Best 10 di masing-masing kelas (Utama, Madya, Pratama, dan Bahan), Best in Show sebagai bonsai terbaik dari seluruh peserta, serta Best Spesies untuk pohon lokal Indonesia terbaik.

Para pemenang mendapatkan piagam dan piala penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kualitas karya dan dedikasi mereka dalam seni bonsai. 

Kompetisi bonsai pertama kali masuk dalam agenda tetap HUT Kota Singaraja pada tahun 2023 lalu. Sejak saat itu, kompetisi bonsai di Buleleng selalu diperhitungkan dalam kalender nasional.

Yoga menyebut, kompetisi itu bukan hanya mempererat silaturahmi para penggemar bonsai. Ajang itu juga menggerakkan perekonomian di Buleleng.

Ia menyebut para peserta dari luar Buleleng maupun luar Bali, menghuni penginapan yang ada di Buleleng. Selain itu terjadi peningkatan transaksi kuliner, jasa transportasi, hingga perputaran ekonomi UMKM di sekitar kawasan Taman Bung Karno.

Selain menikmati pameran, para penghobi juga memanfaatkan momentum ini untuk berburu perlengkapan bonsai, mulai dari pot, kawat, media tanam, pupuk, hingga bibit dari petani dan pedagang lokal Buleleng.

"Kami harap agenda ini tetap bisa masuk dalam agenda tahunan. Karena sudah mulai diperhitungkan,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kota singaraja #Taman Bung Karno #ficus #bonsai #kalpataru #kontes bonsai #pameran #hut kota singaraja #kontes #ekonomi