Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kabel Tergerus Alat Berat, Traffic Light Titik Nol Singaraja Mati Total

Francelino Junior • Jumat, 6 Maret 2026 - 14:35 WIB

 

CEK KERUSAKAN: Tim BPTD Bali dan Dinas Perhubungan Buleleng mengecek panel traffic light yang rusak akibat terdampak proyek penataan titik nol Kota Singaraja.
CEK KERUSAKAN: Tim BPTD Bali dan Dinas Perhubungan Buleleng mengecek panel traffic light yang rusak akibat terdampak proyek penataan titik nol Kota Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan titik nol Kota Singaraja mendadak mati total. 

Kondisi itu membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng pusing tujuh keliling, lantaran persimpangan itu padat kendaraan. 

Kerusakan diduga terjadi akibat kabel jaringan yang tertanam di bawah tanah tergerus proyek penataan kawasan titik nol Kota Singaraja.

Pantauan di lapangan menunjukkan tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali mendatangi lokasi proyek pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. 

Mereka melakukan pengecekan terhadap komponen traffic light di sekitar Tugu Singa Ambara Raja, tepatnya pada boks induk yang berada di area luar Rumah Jabatan Bupati Buleleng. 

BPTD harus turun tangan melakukan pemeriksaan, karena ruas jalan tersebut berstatus jalan nasional.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, menyebut kerusakan terjadi akibat kelalaian pihak vendor proyek saat melakukan pekerjaan di kawasan tersebut.

“Karena kelalaian vendor, beberapa komponen traffic light yang tertanam di bawah tanah tergerus sehingga sistemnya mati total. Padahal seharusnya tetap berfungsi,” ujarnya.

Pemeriksaan lapangan juga melibatkan pihak vendor proyek penataan titik nol serta tim teknis dari Dinas PU-Perkim Buleleng. Dari hasil pengecekan sementara, komponen traffic light diketahui hanya tertarik akibat pekerjaan proyek dan tidak sampai pecah.

Artinya, kontroler traffic light masih bisa digunakan kembali. Namun untuk sementara waktu perangkat tersebut diamankan terlebih dahulu menunggu proses penataan kawasan selesai.

Sebagai solusi, boks kontrol traffic light rencananya akan digeser ke lokasi yang lebih aman.

Staf Teknis LLAJ BPTD Kelas II Bali, Pande Putu Gede Surya Suastika, menjelaskan kerusakan paling parah terjadi pada jaringan kabel yang terhubung ke boks kontrol induk.

“Jaringan kabel menuju boks kontrol induk mengalami kerusakan total, sehingga harus dilakukan penggantian kabel sekaligus perubahan jalur jaringan,” jelasnya.

Sambil menunggu proses penataan kawasan dan pemasangan boks utilitas baru, traffic light di titik nol Kota Singaraja dipastikan tidak berfungsi sementara waktu. 

Informasinya, perbaikan baru akan dilakukan setelah pemasangan boks utilitas rampung, yang diperkirakan berlangsung usai Hari Raya Idul Fitri. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kota singaraja #traffic light #dinas perhubungan #kabel #Lampu Lalu Lintas #transportasi #rumah jabatan bupati #Tugu Singa Ambara Raja #buleleng #llaj #jalan nasional