Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Korban Banjir Bandang Desa Banjar Kembali Ditemukan, Kadek Wahyu Gunawan Ditemukan Meninggal di Pantai Dencarik

Francelino Junior • Minggu, 8 Maret 2026 | 17:02 WIB

 

EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi jenazah Kadek Wahyu Gunawan, remaja yang sempat dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng.
EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi jenazah Kadek Wahyu Gunawan, remaja yang sempat dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban banjir bandang yang menerjang Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Korban bernama Kadek Wahyu Gunawan, 12, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan mengambang di perairan Pantai Dencarik, pada Minggu (8/3/2026) sore.

Korban yang merupakan warga Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar, ditemukan sekitar pukul 15.57 WITA. Ia sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Tukad Mendaum saat banjir bandang terjadi pada Jumat (6/3/2026).

Koordinator Pos SAR Buleleng, Donny Indrawan, mengatakan korban ditemukan oleh tim SAR gabungan saat proses penyisiran di kawasan pesisir.

“Korban ditemukan pada pukul 15.57 WITA di Pantai Dencarik oleh tim SAR gabungan saat melakukan pencarian di wilayah perairan,” ujarnya.

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi dan sekitar pukul 16.10 WITA langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk proses penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, tim SAR gabungan sejak pagi telah melakukan pencarian intensif dengan melibatkan 162 personel dari berbagai unsur potensi SAR.

“Hari ini tim SAR gabungan mulai pukul 07.00 WITA kami sudah melakukan penyisiran. Melibatkan 162 orang personel dari seluruh potensi SAR yang ada,” jelas Donny.

Pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut material banjir. Tim pertama melakukan penyisiran dari Jembatan Banjar menuju arah muara sungai.

Selain itu, tim juga memperluas pencarian ke arah utara hingga kawasan pesisir setelah sebelumnya ditemukan korban di wilayah perbatasan Desa Banjar dan Desa Kalianget.

“Kami melakukan pelacakan ke arah utara. Kalau melihat dari udara memang cukup luas,” katanya.

Sementara itu, tim lainnya melakukan penyisiran di kawasan perairan menggunakan dua unit perahu karet.

Secara keseluruhan, area pencarian di darat difokuskan pada radius sekitar dua kilometer di sepanjang bantaran sungai. Sedangkan di perairan laut, penyisiran dilakukan hingga sejauh 10 nautical mile atau sekitar 22 kilometer dari muara sungai.

Dengan ditemukannya Kadek Wahyu Gunawan, jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia dalam bencana tersebut kini menjadi tiga orang. Sementara satu korban lainnya, yakni Putu Wini, 17, masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Tukad Mendaum #korban #bali #sungai #hanyut #pantai #Banjar #tim sar #banjir bandang #Dencarik #buleleng #sar #rsud buleleng