SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pasca banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Pemkab Buleleng melalui Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng mulai menyalurkan suplai air bersih kepada warga terdampak bencana.
Distribusi air bersih difokuskan ke enam wilayah yang mengalami kesulitan air bersih. Wilayah itu mencakup Desa Banjar Tegeha, Banjar, Dencarik, dan Tirtasari.
Di Desa Banjar saja tercatat sebanyak 253 kepala keluarga (KK) terdampak langsung akibat banjir bandang tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng menyebutkan, penyaluran air bersih melibatkan sejumlah armada tangki dari berbagai instansi. BPBD Bali menurunkan satu truk tangki dan tiga tandon air, sementara BPBD Buleleng mengerahkan satu truk tangki serta lima tandon air.
Selain itu, bantuan juga datang dari Dinas PU-Perkim Buleleng, Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng, serta Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng yang turut mengoperasikan mobil tangki untuk memasok kebutuhan air bersih masyarakat.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana mengatakan, hingga kini pihaknya sudah menyalurkan air bersih menggunakan belasan tangki ke wilayah terdampak.
“Mobil tangki kami sudah suplai air sebanyak 11 tangki. BPBD dan PMI juga mengambil air ke Kantor Cabang Seririt sebanyak 25 tangki air,” ujarnya.
Pemkab Buleleng menilai suplai air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat pascabencana. Keberadaan tandon air di sejumlah titik diharapkan mampu membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari memasak, minum hingga keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga yang rumahnya terdampak cukup parah akibat banjir bandang. Bantuan tersebut antara lain berupa tenda, selimut, velbed, peralatan memasak, perlengkapan mandi, pakaian, hingga sembako.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, berharap distribusi air bersih dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi.
“Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik (suplai air bersih). Sehingga kebutuhan yang paling penting bisa terpenuhi dan masyarakat bisa mulai memasak,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya