Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jelang Nyepi, Dishub Buleleng Padamkan 16 Ribu Lebih LPJU, Desa Dilibatkan Kendalikan Lampu

Francelino Junior • Selasa, 17 Maret 2026 | 14:47 WIB

 

PADAMKAN LAMPU: Personel Dishub Buleleng mulai melakukan pemadaman Lampu Penerangan Jalan Utama (LPJU) jelang hari raya Nyepi.
PADAMKAN LAMPU: Personel Dishub Buleleng mulai melakukan pemadaman Lampu Penerangan Jalan Utama (LPJU) jelang hari raya Nyepi.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng mulai mematangkan rencana pemadaman Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948. 

Sebanyak 16.178 titik lampu akan dipadamkan guna mendukung pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan, pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk melakukan koordinasi hingga ke tingkat desa. 

Langkah awal dilakukan dengan mengirimkan surat pemberitahuan ke masing-masing kecamatan untuk diteruskan ke desa-desa.

“Saat ini kami tugaskan seluruh staf untuk ke seluruh penjuru Buleleng dan seluruh desa untuk memadamkan LPJU yang ada,” katanya. 

Khusus di desa-desa yang jauh dari kota, pihaknya akan bekerjasama dengan aparatur pemerintahan di desa setempat. 

“Kami ajari perangkat desa terdekat, untuk mematikan dan menyalakan. Kami berikan kunci panel dan PIN-nya,” jelas Gunawan.

Sejak Senin (16/3/2026), tim Dishub Buleleng telah bergerak menyasar empat kecamatan, yakni Gerokgak, Seririt, Banjar, dan Busungbiu. 

Di wilayah tersebut, petugas memberikan surat kesanggupan kepada desa untuk mengelola pemadaman dan penyalaan lampu secara mandiri, termasuk pembekalan teknis.

Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi saat malam pengerupukan, di mana sejumlah desa menggelar parade ogoh-ogoh yang masih membutuhkan penerangan. 

“Kalau mau mematikan saat sipeng, silahkan. Kalau tidak, kami akan matikan mulai besok (Rabu, 18 Maret 2026). Kalau misalnya ada ogoh-ogoh yang memerlukan penerangan lampu, kami edukasi perangkat desa untuk mematikan atau menghidupkan,” imbuhnya.

Untuk Selasa (17/3/2026), tim kembali bergerak menyasar lima kecamatan, yakni Sukasada, Sawan, Kubutambahan, Tejakula, serta sebagian wilayah Kecamatan Buleleng.

Secara keseluruhan, pemadaman saat Nyepi mencakup 260 panel LPJU, 18 unit traffic light dan warning light, serta total 16.178 titik lampu. Rinciannya terdiri dari 9.587 titik non-KWH, 6.511 titik KWH, dan 80 titik PJU tenaga surya (PJUTS).

Pemadaman lanjutan akan dilakukan pada Rabu (18/3/2026) malam atau usai pengerupukan, mulai pukul 22.00 WITA, dengan menyasar wilayah perkotaan dari Seririt hingga Kubutambahan. 

Dishub juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu memadamkan lampu yang belum terjangkau, khususnya PJU non-KWH.

“Kalau yang di kota, kami akan mematikan. Karena di kota ada beberapa pengarakan ogoh-ogoh sampai malam. Ada juga permintaan dari DLH, agar LPJU itu dimatikan setelah pengangkutan sampah tuntas. Kami akan matikan setelah tengah malam,” jelasnya.

Selain itu, untuk lampu PJU tenaga surya yang menjadi kewenangan balai, Dishub mengaku telah mengantongi akses untuk pemadaman manual. 

“PJU TS mulai besok sudah kami padamkan,” tambahnya.

Selama Hari Raya Nyepi, seluruh personel Dishub akan bersiaga (on call) dan telah dibekali surat dispensasi dari MDA Kabupaten Buleleng. 

Total personel yang dilibatkan sebanyak 18 orang, terdiri dari Kepala Dinas, Kabid Lalu Lintas, Kasi Perlengkapan Jalan, serta 15 orang staf.

Usai Nyepi, lampu penerangan jalan akan kembali dihidupkan secara bertahap mulai Jumat (20/3/2026) dengan sistem estafet dan maraton, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#lampu #dinas perhubungan #LPJU #Catur Brata Penyepian #hari raya nyepi #Lampu Penerangan Jalan Umum #dishub #buleleng